Belajar dari Sahl At-Tustari, Usia 3 Tahun Sudah Qiyamullail

Rabu, 10 Februari 2021 - 22:48 WIB
loading...
Belajar dari Sahl At-Tustari,...
Imam Sahl bin Abdillah At-Tustari sejak usia 3 tahun sudah qiyamullail. Beliau hafal Al-Quran pada usia 6 atau 7 tahun. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Kisah para ulama terdahulu layak dijadikan iktibar karena perjalanan hidup mereka mengandung hikmah berharga. Salah satu kisah yang sangat menginspirasi diceritakan oleh Ustaz Budi Ashari, Dai yang juga pakar sejarah Islam.

Dikisahkan, Imam Sahl bin Abdillah At-Tustari (سهل التستري‎), seorang ulama zuhud (200-283 H) kelahiran Tustar, Persia. Beliau bertutur tentang pendidikan di usia kecilnya: "Saat saya berusia tiga tahun, saya qiyamullail (salat malam).

Baca Juga: Kisah Para Ulama Mendidik Muridnya dengan Cara yang Unik

Di usianya yang masih kecil, Sahl At-Tustari melihat pamannya Muhammad bin Siwar salat. Suatu hari pamannya berkata kepada Sahl: "Tidakkah kamu berdzikir kepada Allah yang menciptakanmu? Sahl kecil bertanya: "Bagaimana caraku berdzikir kepadaNya?"

Sang paman berkata: "Dengan hatimu saat kamu hendak istirahat sebanyak tiga kali tanpa menggerakkan lisanmu; Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikanku."

Hal itulah yang menjadi malam-malam Sahl kecil dan beliau mengabari pamannya. Sang paman kemudian berpesan: "Bacalah itu setiap malam sebanyak tujuh kali."

Sahl kecil pun mengabarkan perkembangannya kepada pamannya. Mendengar itu, sang paman berpesan lagi: "Bacalah itu setiap malam sebelas kali.

Maka Sahl pun mulai merasakan kelezatannya dalam hati. Setelah setahun berlalu, pamannya berkata: "Jagalah yang sudah kuajarkan kepadamu dan teruskan hingga kamu meninggal. Itu bermanfaat bagimu."

Suatu hari Pamannya berkata: "Wahai Suhail, siapa yang Allah bersamanya, melihatnya dan menyaksikannya, apakah dia berani berbuat maksiat kepada Nya? Jauhilah maksiat!"

Setelah itu, Sahl belajar di Kuttab dan mulai belajar Al-Qur'an. Dan beliau berhasil menghafalnya pada usia 6 atau 7 tahun. Beliau juga rajin puasa sepanjang tahun dan makanan hariannya hanya roti gandum selama 12 tahun.

"Inilah kurikulum asli pendidikan Islam, iman sebelum Al-Qur'an. Lihatlah sang paman yang jadi teladan, mendidik bertahap dan memiliki target jelas," kata Ustaz Budi Ashari.

Kata Ustaz Budi Ashari, manakala para orangtua atau keluarga mampu menanam iman hingga terasa nikmat di hati, seperti yang dilakukan Muhammad Bin Siwar kepada keponakannya yang kelak jadi ahli ilmu zuhud ini, maka silakan dipacu hafalan Qur'annya setelah itu.

Tapi jika belum melakukan seperti itu, bagaimana ia menekan anak-anaknya untuk segera hafal Al-Qur'an. Apalah jadinya pohon besar tanpa akar kokoh? Saat badai fitnah tiba ia akan roboh seperti yang lain.

Jika Kuttab hari ini menerima anak-anak seperti Sahal ini, maka Kuttab siap menarget hafal Al-Qur'an di usia dini. Tapi, para orangtua, sudahkah kita jadi teladan? Mengertikah kita tahapan pendidikan Islam? Semoga kisah ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua.

Baca Juga: 9 Keutamaan Salat Tahajud, 5 di Antaranya Diraih di Dunia

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
Inilah 4 Janji Allah...
Inilah 4 Janji Allah Bagi Para Ahli Tahajud
Urutan Salat Malam Lengkap...
Urutan Salat Malam Lengkap Beserta Keutamaannya
Rahasia Doa dan Zikir...
Rahasia Doa dan Zikir setelah Salat Malam: Amalan Rasulullah yang Bikin Hati Tenang
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Faedah Qiyamul Lail...
Faedah Qiyamul Lail Bagi Kesehatan, Membuat Badan Jarang Sakit Lho!
Rekomendasi
Fenomena Alam di Indonesia...
Fenomena Alam di Indonesia Ini Sama Persis dengan Al-Quran Surat An-Naml
Persamaan Lukisan Kuno...
Persamaan Lukisan Kuno Suku Indian dengan Kisah Nabi Nuh Dibeberkan
Gumpalan Aneh di Perut...
Gumpalan Aneh di Perut Bumi Ciptakan Lempeng Tektonik Baru
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
Indonesia Mundur dari...
Indonesia Mundur dari 3 Kejuaraan Bulu Tangkis Awal Tahun 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved