Kadang Terlewatkan, Ini Adab dan Syarat Ketika Berzikir
Minggu, 14 Februari 2021 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
Memang, membaca bacaan arab dengan tajwid hanya diwajibkan ketika membaca Al Qur’an saja. Namun sebagai adab, hendaknya kita juga memperhatikan panjang-pendek, lafadz, serta hurufnya. Terlebih lagi bila lafdz tersebut bersumber dari Al Qur’an.
3. Paham akan makna dan arti dari zikir yang dibaca
Ketika kita tahu makna dan arti dari dzikir yang dipanjatkan, maka kita akan lebih menghayati dan meresapinya. Dengan begitu pula, zikir kita tidak hanya jadi ibadah dengan mulut saja tapi juga dengan hati.
Baca juga: Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
4. Makan makanan halal
Adab selanjutnya meliputi makanan yang masuk ke tubuh kita. Dalam sebuah hadis diceritakan bahwa ada seorang yang gemar berdzikir namun makanan dan pakaiannya haram. Orang yang demikianlah yang doa dan zikirnya tidak dikabulkan Allah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Wahai manusia sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik, dan sungguh Allah memerintahkan orang-orang mukmin sebagaimana yang telah diperintahkan kepada para rasul.”
Baca juga: Menag Yaqut: Jangan Gegabah Menilai Seseorang Radikal
Lalu Allah berfirman,
يٰٓاَ يُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا کُلُوۡا مِنۡ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقۡنٰكُمۡ وَاشۡكُرُوۡا لِلّٰهِ اِنۡ کُنۡتُمۡ اِيَّاهُ تَعۡبُدُوۡنَ
“Wahai para rasul, makanlah hal-hal yang baik, bekerjalah dengan benar sesungguhnya Aku Mahatahu dengan apa yang kalian kerjakan.” Dan Allah pun berfirman, “Wahai orang beriman makanlah hal baik yang telah Kami berikan pada kalian.” (QS. Al Baqarah: 172).
3. Paham akan makna dan arti dari zikir yang dibaca
Ketika kita tahu makna dan arti dari dzikir yang dipanjatkan, maka kita akan lebih menghayati dan meresapinya. Dengan begitu pula, zikir kita tidak hanya jadi ibadah dengan mulut saja tapi juga dengan hati.
Baca juga: Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
4. Makan makanan halal
Adab selanjutnya meliputi makanan yang masuk ke tubuh kita. Dalam sebuah hadis diceritakan bahwa ada seorang yang gemar berdzikir namun makanan dan pakaiannya haram. Orang yang demikianlah yang doa dan zikirnya tidak dikabulkan Allah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Wahai manusia sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik, dan sungguh Allah memerintahkan orang-orang mukmin sebagaimana yang telah diperintahkan kepada para rasul.”
Baca juga: Menag Yaqut: Jangan Gegabah Menilai Seseorang Radikal
Lalu Allah berfirman,
يٰٓاَ يُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا کُلُوۡا مِنۡ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقۡنٰكُمۡ وَاشۡكُرُوۡا لِلّٰهِ اِنۡ کُنۡتُمۡ اِيَّاهُ تَعۡبُدُوۡنَ
“Wahai para rasul, makanlah hal-hal yang baik, bekerjalah dengan benar sesungguhnya Aku Mahatahu dengan apa yang kalian kerjakan.” Dan Allah pun berfirman, “Wahai orang beriman makanlah hal baik yang telah Kami berikan pada kalian.” (QS. Al Baqarah: 172).
Lihat Juga :