Benarkan Orang Kafir Bebas Ujian di Dalam Kubur?
Senin, 22 Februari 2021 - 05:00 WIB
loading...
Ilustrasi/Ist
A
A
A
JIKA seorang hamba telah diletakkan di dalam kubur, datanglah kepadanya malaikat dalam bentuk yang menakutkan. Dalam hadis riwayat al-Barra bin 'Azib, Rasulullah SAW bersabda, “Lalu ia didatangi dua malaikat yang sangat kejam. Mereka membentak, lalu mendudukkannya dan bertanya, “Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu? Apa agamamu? Ini adalah ujian terakhir yang menimpa seorang mukmin . Itulah makna fiman Allah, Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia. (QS Ibrahim: 27)
Baca juga: Pada Mulanya Rasulullah Tidak Tahu Umatnya Diuji di Dalam Kubur
Ia menjawab, “Tuhanku Allah. Agamaku Islam. Nabiku Muhammad SAW, Tak lama kemudian terdengar seruan dari langit, “Hamba-Ku benar!”
Mengenai orang kafir, beliau SAW bersabda, “Dua malaikat yang sangat kejam datang kepadanya. Mereka membentak dan mendudukkannya lalu bertanya, “Siapa Tuhanmu?'
Ia menjawab, “Ha, ha... aku tidak tahu!
Mereka bertanya lagi, “Apa agamamu?'
Jawabnya, “Ha, ha... aku tidak tahu!”
Baca juga: Jelang Rasulullah Wafat, Para Nabi Mendapat Pilihan Berpindah ke Maqam yang Mulia
Mereka bertanya lagi, “Apa pendapatmu tentang laki-laki yang diutus kepada kalian ini? Ia tidak mengenal namanya. Ketika dijawab Muhammad, ia berkata, “Ha, ha ... tidak tahu. Lalu terdengarlah seruan, HambaKu dusta?”
Dari hadis ini cukup jelas bahwa siapa pun yang memasuki alam kubur, beriman atau pun kafir, semua mendapatkan ujian. Didatangi dua malaikat dengan tiga peranyaan tadi.
Kendati demikian, Imam Tirmidzi, Ibn Abdil Barr, dan Imam Suyuthi berpendapat hanya orang beriman saja yang diuji di dalam kubur. Imam Tirmidzi berargumen bahwa umat terdahulu, bila menolak dakwah para rasul, diazab Allah hingga binasa. Adapun umat Islam, azabnya ditangguhkan.
Nabi Muhammad SAW diutus dengan pedang. Orang-orang yang masuk Islam karena takut dibunuh, sehingga menjadi munafik karenanya, mereka ini diazab di dalam kubur. Pendapat ini harus disoal, karena kenyataannya Allah tidak lagi membinasakan umat-umat yang mendustakan rasul-Nya setelah Taurat diturunkan.
Baca juga: Beginilah Keadaan Kaum Mukmin di Dalam Kubur
Ibn Abdil Barr memperkuat pendapatnya dengan hadis Rasul bahwa sesungguhnya umat ini diuji di dalam kubur (menurut sebagian riwayat: ditanya). Hadis-hadis sahih menyatakan bahwa fitnah kubur berlaku khusus bagi kaum mukmin dan umat Islam saja.
Baca juga: Pada Mulanya Rasulullah Tidak Tahu Umatnya Diuji di Dalam Kubur
Ia menjawab, “Tuhanku Allah. Agamaku Islam. Nabiku Muhammad SAW, Tak lama kemudian terdengar seruan dari langit, “Hamba-Ku benar!”
Mengenai orang kafir, beliau SAW bersabda, “Dua malaikat yang sangat kejam datang kepadanya. Mereka membentak dan mendudukkannya lalu bertanya, “Siapa Tuhanmu?'
Ia menjawab, “Ha, ha... aku tidak tahu!
Mereka bertanya lagi, “Apa agamamu?'
Jawabnya, “Ha, ha... aku tidak tahu!”
Baca juga: Jelang Rasulullah Wafat, Para Nabi Mendapat Pilihan Berpindah ke Maqam yang Mulia
Mereka bertanya lagi, “Apa pendapatmu tentang laki-laki yang diutus kepada kalian ini? Ia tidak mengenal namanya. Ketika dijawab Muhammad, ia berkata, “Ha, ha ... tidak tahu. Lalu terdengarlah seruan, HambaKu dusta?”
Dari hadis ini cukup jelas bahwa siapa pun yang memasuki alam kubur, beriman atau pun kafir, semua mendapatkan ujian. Didatangi dua malaikat dengan tiga peranyaan tadi.
Kendati demikian, Imam Tirmidzi, Ibn Abdil Barr, dan Imam Suyuthi berpendapat hanya orang beriman saja yang diuji di dalam kubur. Imam Tirmidzi berargumen bahwa umat terdahulu, bila menolak dakwah para rasul, diazab Allah hingga binasa. Adapun umat Islam, azabnya ditangguhkan.
Nabi Muhammad SAW diutus dengan pedang. Orang-orang yang masuk Islam karena takut dibunuh, sehingga menjadi munafik karenanya, mereka ini diazab di dalam kubur. Pendapat ini harus disoal, karena kenyataannya Allah tidak lagi membinasakan umat-umat yang mendustakan rasul-Nya setelah Taurat diturunkan.
Baca juga: Beginilah Keadaan Kaum Mukmin di Dalam Kubur
Ibn Abdil Barr memperkuat pendapatnya dengan hadis Rasul bahwa sesungguhnya umat ini diuji di dalam kubur (menurut sebagian riwayat: ditanya). Hadis-hadis sahih menyatakan bahwa fitnah kubur berlaku khusus bagi kaum mukmin dan umat Islam saja.
Lihat Juga :