Nasruddin Hoja Pilih Kekayaan Ketimbang Kebijaksanaan, Mengapa?
Senin, 18 Mei 2020 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Nasruddin menukas, "Bukan manusia yang harus mematuhi hukum, tetapi justru hukum lah yang harus disesuaikan dengan kemanusiaan."
(Baca juga: Abu Nawas Jalankan Perintah Baginda Mengajar Lembu Mengaji )
Hakim mencoba bertaktik, "Tapi coba kita lihat cendekiawan seperti Anda. Kalau Anda memiliki pilihan: kekayaan atau kebijaksanaan, mana yang akan dipilih?"
Nasruddin menjawab seketika, "Tentu, saya memilih kekayaan."
Hakim membalas sinis, "Memalukan. Anda adalah cendekiawan yang diakui masyarakat. Dan Anda memilih kekayaan daripada kebijaksanaan?"
(Baca juga: Kisah Bijak: Orang-Orang Buta dan Gajah )
Nasrudin balik bertanya, "Kalau pilihan Anda sendiri?"
Hakim menjawab tegas, "Tentu, saya memilih kebijaksanaan."
Dan Nasrudin menutup, "Terbukti, semua orang memilih untuk memperoleh apa yang belum dimilikinya." (Baca juga: Lolos Dari Maut, Abu Nawas Mengolah Ladang dari Dalam Penjara )
(Baca juga: Abu Nawas Jalankan Perintah Baginda Mengajar Lembu Mengaji )
Hakim mencoba bertaktik, "Tapi coba kita lihat cendekiawan seperti Anda. Kalau Anda memiliki pilihan: kekayaan atau kebijaksanaan, mana yang akan dipilih?"
Nasruddin menjawab seketika, "Tentu, saya memilih kekayaan."
Hakim membalas sinis, "Memalukan. Anda adalah cendekiawan yang diakui masyarakat. Dan Anda memilih kekayaan daripada kebijaksanaan?"
(Baca juga: Kisah Bijak: Orang-Orang Buta dan Gajah )
Nasrudin balik bertanya, "Kalau pilihan Anda sendiri?"
Hakim menjawab tegas, "Tentu, saya memilih kebijaksanaan."
Dan Nasrudin menutup, "Terbukti, semua orang memilih untuk memperoleh apa yang belum dimilikinya." (Baca juga: Lolos Dari Maut, Abu Nawas Mengolah Ladang dari Dalam Penjara )
(mhy)
Lihat Juga :