Menyibukkan Diri Menghitung Aib Sendiri

Senin, 01 Maret 2021 - 06:16 WIB
loading...
A A A
Salman tak bersedia mengatakannya, tetapi setelah didesak terus oleh Umar akhirnya ia mengatakan: "Aku mendengar bahwa engkau mengumpulkan dua macam kuah dalam satu hidangan, dan engkau punya dua jubah: satu jubah untuk siang hari dan satu jubah lagi untuk malam hari."

Umar bertanya, "Apakah ada lagi yang kamu dengar selama itu? Salman menjawab: "Tidak," Umar berkata, "Adapun dua hal itu maka akan aku tinggalkan."

Baca juga: Lebih Banyak Mudaratnya, PBNU Tegaskan Menolak Legalisasi Miras

3. Memanfaatkan lisan orang-orang yang tidak menyukaimu untuk mengetahu aib dirimu sendiri. Karena biasanya mata kebencian akan mengungkapkan segala keburukan. Mungkin seseorang bisa lebih banyak mengambil manfaat dari musuh bebuyutan yang menyebutkan aib-aibnya ketimbang manfaat yang diperoleh dari teman yang basa-basi dengan berbagai pujian tetapi menyembunyikan aib-aibnya.

Hanya saja tabiat manusia cenderung mengelakkan hal itu dan menilai pernyataan tersebut sebagai kedengkian. Padahal orang yang memiliki bashirah (mata hati) tidak akan mengabaikan manfaat yang dapat diperoleh dari pernyataan orang-orang yang tak suka padanya, karena keburukan-keburukannya pasti akan tersebar melalui lisan mereka.

Baca juga: 219 Wartawan Bogor Terdaftar Vaksinasi COVID-19, Dinkes : Jangan Begadang!

4. Bergaul dengan masyarakat dan peka terhadap fenomena yang ada di sekitar. Saat kamu melihat ada suatu hal yang tercela di tengah masyarakat, maka sebaiknya kamu menuntut dirimu sendiri untuk tidak melakukan hal itu. Selain itu, lihatlah aib orang lain sebagai aib diri sendiri, dan mengetahui bahwa tabiat manusia berbeda-beda tingkatan dalam mengikuti hawa nafsu.

Maka ada baiknya, kita selalu memeriksa diri dan membersihkan hati setiap harinya. Seandainya semua orang meninggalkan apa yang mereka benci dari orang lain, maka mereka tak lagi memerlukan mu'addib (pemberi pelajaran).

Baca juga: Erdogan: Kudeta Adalah Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Ngerinya Dosa Umbar...
Ngerinya Dosa Umbar Aib dan Caci Maki di Medsos
Adakah Balasan dan Pahala...
Adakah Balasan dan Pahala dari Menutupi Aib Orang Lain dalam Islam?
Rekomendasi
Langit Indonesia Keluarkan...
Langit Indonesia Keluarkan Suara Gemuruh, The Hum Masih Jadi Misteri
Eropa Dilanda Kemarau...
Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Artikel Terkini
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved