Ustaz Adi Hidayat: Rajin Tahajud Tapi Masuk Neraka, Ini Penyebabnya

Rabu, 17 Maret 2021 - 13:48 WIB
loading...
A A A
Ketiga, selesaikanlah di dunia jika kita memiliki kesalahan pada sesama dengan jalan menyesali dan meminta maaf kesalahan itu serta kalau perlu gantilah kerugian itu agar mendapat pengampunan dan kerelaan orang yang kita rugikan.

Keempat, usahakan bahwa timbangan amal kebaikan kita tetap lebih banyak dan berat dibanding timbangan dosa dan kesalahan kita baik kesalahan pada Allah SWT maupun terhadap manusia.

Baca juga: Kiamat Sudah Dekat (3): Sungai Eufrat Mengering dan Gunung Emas Itu Nyata

Lakukan Secara Benar
Pada dasarnya, orang yang telah beramal saleh tidak akan menjadi orang yang bangkrut bila ia melakukannya secara benar. Karena, amal saleh yang dilakukan secara benar bisa mencegah dirinya dari melakukan perbuatan dosa, baik dosa kepada Allah ataupun dosa kepada manusia.

Orang yang salat secara benar tentu ia akan selalu berupaya untuk tidak berbuat dosa kepada orang lain. Bukankah salat sebenarnya untuk mencegah dari berbuat keji dan munkar (Al-Ankabut: 45)?

Sebaliknya, orang yang tidak benar salatnya, yaitu mereka yang lalai tentang makna salat, mereka akan tetap tergolong sebagai orang yang celaka (Al-Ma'uun:4-5). Karena, orang seperti itu setelah salat pun tetap suka berbuat dosa, misalnya menyakiti atau membuat susah orang lain.

Berikutnya adalah puasa. Puasa yang dilakukan dengan benar akan menjadikan yang bersangkutan sebagai yang bertakwa. (Al-Baqarah: 183). Yaitu, mereka yang selalu melaksanakan semua perintah Allah dan meninggalkan semua larangan-Nya. Antara lain, tidak menyakiti atau menyusahkan orang lain.

Sebaliknya, puasa yang tak benar, misalnya yang hanya mampu menahan perut dan faraj-nya, tidak akan berhasil mengendalikan diri dari perbuatan dosa, terutama kepada manusia.

Begitu juga dengan zakat dan sedekah. Zakat atau sedekah yang dikeluarkan secara benar bisa menyucikan dan membersihkan jiwa yang bersangkutan (At-Taubah: 103).

Benar yang dimaksud adalah sedekah atau zakat dikeluarkan dengan ikhlas, tanpa ada unsur pamer, serta tanpa menyakiti perasaan si penerima (Al-Baqarah: 264).

Baca juga: Kiamat Sudah Dekat (2): Jarak Gunung Emas Itu 4.774 km dari Sungai Eufrat
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Ribuan Petugas Satgas...
Ribuan Petugas Satgas Mina Disiagakan untuk Atur Arus Jemaah di Jamarat
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Rekomendasi
NASA Sebut Oksigen di...
NASA Sebut Oksigen di Bumi Akan Habis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Gugusan Kota Kuno Terbesar...
Gugusan Kota Kuno Terbesar di Amazon Ditemukan
Ini Dia Theia, Planet...
Ini Dia Theia, Planet yang Diyakini Ilmuwan Tersembunyi di Perut Bumi
Artikel Terkini
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Infografis
Masuk Grup Neraka, Ini...
Masuk Grup Neraka, Ini Hasil Drawing Piala Thomas dan Uber 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved