4 Doa Pembuka Majelis yang Bisa Diamalkan dengan Mudah
Selasa, 23 Maret 2021 - 09:31 WIB
loading...
Doa pembuka majelis merupakan suatu munajat kepada Alloh agar pertemuaan atau acara yang tengah berlangsung mendapatkan ridho-Nya. Foto ilustrasi/istimewa
A
A
A
Dalam aktivitas harian , terkadang kita menghadiri sebuah undangan pertemuan atau majelis . Saat memulai acara kita tentu sering mendengar seseorang membaca doa-doa untuk mengawali pembicaraan . Doa-doa yang dibacakan tersebut sering dikenal dengan istilah doa pembuka majelis.
Baca juga: Tabungan Amal yang Pahalanya Tak Pernah Putus
Doa ini merupakan suatu munajat kepada Alloh agar pertemuan atau acara yang tengah berlangsung mendapatkan ridho-Nya. Doa pembuka majelis ini biasanya dilakukan dengan membaca khutbatul hajah. Khutbatul hajah adalah doa dimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam senantiasa membacanya di banyak kesempatan .
Doa ini biasa dibaca saat akan khutbah, ceramah, baik pada pernikahan, muhadharah (ceramah) ataupun pertemuan, mukadimah pidato serta pengajian dan sunnah ini pun dilanjutkan oleh sahabat-sahabat lainnya.
Baca juga: Bolehkah Busana Muslimah Berwarna Selain Hitam?
Ada beberapa doa pembuka majelis ini yang bisa kita gunakan, ketika kita diberi kesempatan untuk menjadi pembuka majelis atau mengawali pidato. Kita bisa menggunakan salah satunya yang paling mudah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa doa pembuka majelis yang bisa kita amalkan :
Doa Pembuka Majelis 1
Alhamdulillahi rabbil’aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala isyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin ammaba’adu.
Baca juga: 5 Doa Para Nabi dan Keutamaan yang Bisa Diamalkan
Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam. Semoga sholawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Doa Pembuka Majelis 2
Nahmaduhu wanasta’inu wanastaghfiruhu wana’udzubillahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a’maalina. Min yahdillah falaa mudhillalahu wamin yudhillhu falaa haadiyalahu. Allohumma solli wasalim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’ina amma ba’du.
Baca juga: Duh! Banyak Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Australia Bangkrut
Artinya : Kami panjatkan segala puji kepada-Nya dan kami mohon pertolongan-Nya. Seraya memohon ampun dan perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwa-ku dan kejelekan amaliahku. Barang siapa telah Allah berikan petunjuk jalan baginya, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Ya Allah limpahkanlah salawat dan salam bagi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Doa Pembuka Majelis 3
Alhamdulillahilladzi an’amanaa bini’matil iimaan walislaam. Wanusholii wanusalimu ‘alaa khoril anam sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’iina imaa.
Baca juga: Darurat, Wamenag Imbau Warga Tak Ragu Gunakan Vaksin AstraZeneca
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Salawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad Saw berserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya Lafal Doa Dimudahkan Segala Urusan Doa Nabi Musa Doa Setelah Adzan
Doa Pembuka Majelis 4
Alhamdulillahi wash-sholatu wassalaamu ‘alaa rosuulillahi sayyidinaa wamaulaanaa muhammadibni abdillahi amma ba’duhu.
Baca juga: Buru Kelelawar, Peneliti Filipina Berharap Bisa Hentikan Pandemi
Artinya : Puji syukur kepada Allah, doa salawat serta keselamatan semoga selalu dicurahkan kepada rasulullah junjungan dan pembimbing kita, Nabi Muhammad bin Abdillah.
Setelah membaca doa pembuka majelis, selanjutnya acara dapat dilanjutkan dengan membacakan susunan acara. Sebagai contoh, susunan acara untuk majelis taklim, keagamaan, atau acara resmi, dapat digunakan susunan berikut: Pembukaan. Pembacaan ayat suci al-qur’an. Tausyiah, pidato, sambutan-sambutan atau diskusi. Kemudian penutup.
Baca juga: Nasib Buruh Bandung, Digugat Rp12 Miliar Karena Mogok Kerja Perjuangkan Hak
Wallahu A'lam
Baca juga: Tabungan Amal yang Pahalanya Tak Pernah Putus
Doa ini merupakan suatu munajat kepada Alloh agar pertemuan atau acara yang tengah berlangsung mendapatkan ridho-Nya. Doa pembuka majelis ini biasanya dilakukan dengan membaca khutbatul hajah. Khutbatul hajah adalah doa dimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam senantiasa membacanya di banyak kesempatan .
Doa ini biasa dibaca saat akan khutbah, ceramah, baik pada pernikahan, muhadharah (ceramah) ataupun pertemuan, mukadimah pidato serta pengajian dan sunnah ini pun dilanjutkan oleh sahabat-sahabat lainnya.
Baca juga: Bolehkah Busana Muslimah Berwarna Selain Hitam?
Ada beberapa doa pembuka majelis ini yang bisa kita gunakan, ketika kita diberi kesempatan untuk menjadi pembuka majelis atau mengawali pidato. Kita bisa menggunakan salah satunya yang paling mudah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa doa pembuka majelis yang bisa kita amalkan :
Doa Pembuka Majelis 1
Alhamdulillahi rabbil’aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala isyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin ammaba’adu.
Baca juga: 5 Doa Para Nabi dan Keutamaan yang Bisa Diamalkan
Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam. Semoga sholawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Doa Pembuka Majelis 2
Nahmaduhu wanasta’inu wanastaghfiruhu wana’udzubillahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a’maalina. Min yahdillah falaa mudhillalahu wamin yudhillhu falaa haadiyalahu. Allohumma solli wasalim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’ina amma ba’du.
Baca juga: Duh! Banyak Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Australia Bangkrut
Artinya : Kami panjatkan segala puji kepada-Nya dan kami mohon pertolongan-Nya. Seraya memohon ampun dan perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwa-ku dan kejelekan amaliahku. Barang siapa telah Allah berikan petunjuk jalan baginya, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Ya Allah limpahkanlah salawat dan salam bagi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Doa Pembuka Majelis 3
Alhamdulillahilladzi an’amanaa bini’matil iimaan walislaam. Wanusholii wanusalimu ‘alaa khoril anam sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’iina imaa.
Baca juga: Darurat, Wamenag Imbau Warga Tak Ragu Gunakan Vaksin AstraZeneca
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Salawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad Saw berserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya Lafal Doa Dimudahkan Segala Urusan Doa Nabi Musa Doa Setelah Adzan
Doa Pembuka Majelis 4
Alhamdulillahi wash-sholatu wassalaamu ‘alaa rosuulillahi sayyidinaa wamaulaanaa muhammadibni abdillahi amma ba’duhu.
Baca juga: Buru Kelelawar, Peneliti Filipina Berharap Bisa Hentikan Pandemi
Artinya : Puji syukur kepada Allah, doa salawat serta keselamatan semoga selalu dicurahkan kepada rasulullah junjungan dan pembimbing kita, Nabi Muhammad bin Abdillah.
Setelah membaca doa pembuka majelis, selanjutnya acara dapat dilanjutkan dengan membacakan susunan acara. Sebagai contoh, susunan acara untuk majelis taklim, keagamaan, atau acara resmi, dapat digunakan susunan berikut: Pembukaan. Pembacaan ayat suci al-qur’an. Tausyiah, pidato, sambutan-sambutan atau diskusi. Kemudian penutup.
Baca juga: Nasib Buruh Bandung, Digugat Rp12 Miliar Karena Mogok Kerja Perjuangkan Hak
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :