Beginilah Akhir Tragis Para Penghina Rasulullah SAW
Rabu, 24 Maret 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mereka Mati Mengenaskan Setelah Menghina Nabi Muhammad SAW
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya ash-Sharimul Maslul ’ala Syatimir Rasul berkomentar, “Lihatlah orang terlaknat ini, ketika dia berdusta tentang Nabi SAW dengan ucapannya bahwa beliau tidak mengerti kecuali apa yang dituliskan untuknya, maka Allah membinasakannya dan membongkar kedoknya dengan memuntahkan mayatnya dari kuburannya setelah beberapa kali dikubur. Sungguh ini di luar kebiasaan!
Hal ini menunjukkan bagi setiap orang bahwa ini adalah hukuman dari kedustaannya, sebab kebanyakan mayat tidak tertimpa kejadian seperti ini. Dan dosa ini lebih keji daripada kemurtadan, sebab kebanyakan orang yang murtad juga tidak tertimpa hal serupa.”
Baca juga: Gara-gara Menghina Hadis Nabi, Tangannya Masuk ke Dubur Sampai Siku
Musuh Menghina Nabi
“Banyak kawan saya yang tepercaya dari kalangan ahli fiqih bercerita tentang pengalaman mereka beberapa kali ketika mengepung para musuh di benteng pinggiran kota Syam pada zaman ini," ujar Syaikhul Islam juga bercerita ash-Sharimul Maslul ’ala Syatimir Rasul.
Kata kawannya, ‘Kami sering mengepung musuh sebulan atau lebih namun belum juga berhasil mengalahkan mereka sehingga kami hampir saja putus asa, sampai ada di antara mereka yang mencela Rasulullah SAW dan menodai kehormatan beliau maka kemenangan segera datang menghampiri kami sehari atau dua hari setelahnya.’
Kata mereka, "Kami menyambut gembira dengan kemenangan jika kami mendengar celaan mereka kepada Nabi SAW sekalipun hati kami penuh amarah dengan ucapan mereka tersebut.’”
Baca juga: Qustul Hindi, Obat Herbal Covid-19 yang Bersumber dari Hadis Nabi
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya ash-Sharimul Maslul ’ala Syatimir Rasul berkomentar, “Lihatlah orang terlaknat ini, ketika dia berdusta tentang Nabi SAW dengan ucapannya bahwa beliau tidak mengerti kecuali apa yang dituliskan untuknya, maka Allah membinasakannya dan membongkar kedoknya dengan memuntahkan mayatnya dari kuburannya setelah beberapa kali dikubur. Sungguh ini di luar kebiasaan!
Hal ini menunjukkan bagi setiap orang bahwa ini adalah hukuman dari kedustaannya, sebab kebanyakan mayat tidak tertimpa kejadian seperti ini. Dan dosa ini lebih keji daripada kemurtadan, sebab kebanyakan orang yang murtad juga tidak tertimpa hal serupa.”
Baca juga: Gara-gara Menghina Hadis Nabi, Tangannya Masuk ke Dubur Sampai Siku
Musuh Menghina Nabi
“Banyak kawan saya yang tepercaya dari kalangan ahli fiqih bercerita tentang pengalaman mereka beberapa kali ketika mengepung para musuh di benteng pinggiran kota Syam pada zaman ini," ujar Syaikhul Islam juga bercerita ash-Sharimul Maslul ’ala Syatimir Rasul.
Kata kawannya, ‘Kami sering mengepung musuh sebulan atau lebih namun belum juga berhasil mengalahkan mereka sehingga kami hampir saja putus asa, sampai ada di antara mereka yang mencela Rasulullah SAW dan menodai kehormatan beliau maka kemenangan segera datang menghampiri kami sehari atau dua hari setelahnya.’
Kata mereka, "Kami menyambut gembira dengan kemenangan jika kami mendengar celaan mereka kepada Nabi SAW sekalipun hati kami penuh amarah dengan ucapan mereka tersebut.’”
Baca juga: Qustul Hindi, Obat Herbal Covid-19 yang Bersumber dari Hadis Nabi
(mhy)
Lihat Juga :