Nasihat Gus Baha Kepada Teroris: Nabi tak Menghendaki Umatnya Masuk Neraka

Kamis, 01 April 2021 - 18:55 WIB
loading...
A A A
Rasulullah kemudian memberikan tambahan hadiah kepada orang badui itu. Seketika itu juga orang badui itu langsung memuji-muji Rasulullah langsung di hadapan beliau.

Rasulullah pun lantas meminta orang badui itu melakukan hal itu (memuji Rasulullah) di depan umum sebab pada hari sebelumnya orang badui itu telah mengumpat Rasulullah di depan umum.

Tujuannya agar orang badui itu meluruskan di depan umum berkaitan dengan kritikan dan umpatannya di depan umum sebelumnya sehingga meredakan kemarahan para sahabat. Setelah orang badui itu meluruskan di depan umum, para sahabat yang tadinya membenci orang badui itu berubah menjadi tidak lagi membencinya.

Kisah ini dapat ditemukan redaksi lengkapnya dalam kitab As-Syifa halaman 83 atau Ihya Ulumuddin juz 3 halaman 508.

Gus Baha menjelaskan andai para sahabat yang marah membunuh badui tadi, maka badui itu akan masuk neraka, karena mati dalam kondisi membanci nabi.

Baca juga: Anjing Tidak Najis, Gus Baha Lebih Condong ke Mazhab Maliki?

Di antara poin penting yang dapat diambil dari kisah itu adalah bagaimana cara nabi memberikan kebaikan lebih sehingga dapat mengubah perilaku orang badui tersebut yang tadinya menggerutu Rasulullah SAW berubah menjadi orang yang memuji-muji Rasulullah.

"Uniknya nabi menghilangkan kebencian ini dengan sosial, dengan memberi lebih, dan sekarang si baduwi ini mencintai nabi karena diservis lebih. Sebab di sini kiai kita, guru kita syaikhona Maimun Zubair, di antara wasiat yang di ulang-ulang adalah: ‘kalau kamu ingin meninggal husnul khatimah maka kamu harus berperilaku yang simpatik kepada siapapun. Kita harus berbuat baik kepada siapapun. Karena agama ini, kebenaran ini bisa dicintai kalau kita baik. Karena manusia itu pasti kalah dengan kebaikan’," jelas Gus Baha saat mengisi dzikir nasional dan tabligh akbar secara virtual yang diselenggarakan DPP PPP pada Kamis (17/12) malam.

Gus Baha mencontohkan dalam fiqih formal senyum dihukumi sunnah. Namun adakalanya senyum dapat menjadi wajib manakala menghadapi persaingan dengan orang-orang fasik dan zalim yang gemar menebar senyum.

"Ada konteks tertentu di mana kita bersaing dengan orang orang zalim, orang fasik yang orang fasik senyum kemudian kita yang saleh menggerutu. Kemudian orang yang masih netral tidak saleh banget, tidak fasik banget, akan memilih pada yang nyaman yaitu yang fasik. Karena yang fasik baik, sementara yang saleh gerutu. Dalam konteks seperti ini senyum akan dikatakan wajib. Karena hanya dengan cara itu kebaikan menjadi menarik, begitu juga menyangkut sedekah. Dalam konteks lapangan, ada orang fasik bawaannya itu dermawan sering memberi, yang saleh bawaannya kikir, maka orang akan simpati pada yang fasik tapi dermawan. Sehingga akhirnya kita berpendapat dermawan itu wajib," jelas Gus Baha.

Baca juga: Berbuat Maksiat, Gus Baha: Semua Diampuni Asal Jangan Cerita ke Orang Lain
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Kapan Waktu Terbaik...
Kapan Waktu Terbaik Puasa Rajab? Simak di Sini!
Poligami dalam Pandangan...
Poligami dalam Pandangan Gus Baha, Simak Penjelasannya!
Gus Baha Beri Catatan...
Gus Baha Beri Catatan Tafsir Kemenag: Benar Saja Tidak Cukup, Harus Nyaman Dibaca
Rekomendasi
Jangan Anggap Modifikasi...
Jangan Anggap Modifikasi Cuaca Solusi Aman, Ini Risiko yang Harus Diketahui
Arus Laut Bergeser,...
Arus Laut Bergeser, Perubahan Besar Ekosistem Bakal Terjadi di Bumi
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved