Perjalanan Ruh Setelah Terpisah Dari Jasadnya
Jum'at, 02 April 2021 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
رُوحٌ خَبِيثَةٌ جَاءَتْ مِنْ قِبَلِ الْأَرْضِ قَالَ فَيُقَالُ انْطَلِقُوا بِهِ إِلَى آخِرِ الْأَجَلِ
“Ruh yang busuk muncul dari bumi. Kemudian dikatakan lagi kepada dia: ‘Bawalah ruh yang busuk ini hingga batas yang terakhir.” (HR. Muslim)
Baca juga: Amalan-amalan Khusus di Hari Jumat
Juga di dalam hadis Al-Bara’ tentang bagaimana Rasulullah menceritakan ruh seorang hamba yang shalih mendapat kemuliaan dan penyambutan yang luar biasa dari penduduk-penduduk langit. Yaitu, malaikat bershalawat kepada ruh yang baik ini. Yaitu malaikat memohon kepada Allah agar Allah merahmati ruh yang baik ini.
Malaikat yang membawa ruh baik ini memohon kepada malaikat penjaga pintu langit dunia untuk dibukakan pintu, maka dibukalah pintu langit. Ruh ini akan dibungkus dengan kain kafan dari surga. Ruh ini akan diberi wangi-wangian dari surga. Keluarlah aroma wangi yang luar biasa melebihi wanginya minyak kesturi. Dibawalah ruh ini oleh para malaikat untuk satu perjalanan yang tinggi dan mulia hingga ke langit dunia.
Baca juga: Negara Eksportir Lada Terbesar Kedua Dunia, Daya Saing Jadi PR Indonesia
Adapun ruh yang kotor dan busuk, malaikat langit akan melaknat dia ketika sudah keluar. Bahkan keluarnya saja harus dipaksa. Begitu keluar, ruhnya sudah mengeluarkan bau busuk yang sampai ke langit. Makanya wajar kalau malaikat melaknat ruh ini karena baunya menggangu penduduk langit.
Karena busuknya yang luar biasa, dia tidak diperkenankan masuk ke langit pertama. Semua malaikat penjaga pintu berdoa kepada malaikat: “Ya Allah jangan sampai ruh itu naik ke atas langit melalui pintu ini.”
Kemudian ruh orang kafir itu dibungkus dengan kain kafan dari neraka dan bau busuk dari neraka. Maka keluarlah bau busuk luar biasa yang sangat mengganggu malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Baca juga: Tim Investigasi Akui Sulit Korek Informasi Eksperimen Gila di Wuhan
“Ruh yang busuk muncul dari bumi. Kemudian dikatakan lagi kepada dia: ‘Bawalah ruh yang busuk ini hingga batas yang terakhir.” (HR. Muslim)
Baca juga: Amalan-amalan Khusus di Hari Jumat
Juga di dalam hadis Al-Bara’ tentang bagaimana Rasulullah menceritakan ruh seorang hamba yang shalih mendapat kemuliaan dan penyambutan yang luar biasa dari penduduk-penduduk langit. Yaitu, malaikat bershalawat kepada ruh yang baik ini. Yaitu malaikat memohon kepada Allah agar Allah merahmati ruh yang baik ini.
Malaikat yang membawa ruh baik ini memohon kepada malaikat penjaga pintu langit dunia untuk dibukakan pintu, maka dibukalah pintu langit. Ruh ini akan dibungkus dengan kain kafan dari surga. Ruh ini akan diberi wangi-wangian dari surga. Keluarlah aroma wangi yang luar biasa melebihi wanginya minyak kesturi. Dibawalah ruh ini oleh para malaikat untuk satu perjalanan yang tinggi dan mulia hingga ke langit dunia.
Baca juga: Negara Eksportir Lada Terbesar Kedua Dunia, Daya Saing Jadi PR Indonesia
Adapun ruh yang kotor dan busuk, malaikat langit akan melaknat dia ketika sudah keluar. Bahkan keluarnya saja harus dipaksa. Begitu keluar, ruhnya sudah mengeluarkan bau busuk yang sampai ke langit. Makanya wajar kalau malaikat melaknat ruh ini karena baunya menggangu penduduk langit.
Karena busuknya yang luar biasa, dia tidak diperkenankan masuk ke langit pertama. Semua malaikat penjaga pintu berdoa kepada malaikat: “Ya Allah jangan sampai ruh itu naik ke atas langit melalui pintu ini.”
Kemudian ruh orang kafir itu dibungkus dengan kain kafan dari neraka dan bau busuk dari neraka. Maka keluarlah bau busuk luar biasa yang sangat mengganggu malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Baca juga: Tim Investigasi Akui Sulit Korek Informasi Eksperimen Gila di Wuhan
Lihat Juga :