Mengirimi Doa Orang yang Sudah Wafat, Apakah Sampai Atau Tidak?
Senin, 05 April 2021 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
“Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang tepercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR Ad-Dailami).
Baca juga: Diguyur Stimulus, Buruh Minta Perusahaan Tak Lagi Cicil THR 2021
Pada hadis di atas ditegaskan bahwa orang yang sudah mati sesungguhnya masih bisa menerima kiriman pahala berupa doa-doa kebaikan yang dilantunkan oleh sanak keluarga atau teman-teman yang khusus ditujukan untuknya. Digambarkan, dia begitu gembira dengan kiriman doa tersebut melebihi kegembiraan mendapatkan kekayaan sebesar dunia beserta isinya.
Dalam hadis lain dikatakan, Utsman bin Affan menuturkan:
كانَ النَّبيُّ إذا فَرغَ مِن دفنِ الميِّتِ وقفَ عليهِ ، فَقالَ : استَغفِروا لأَخيكُم ، واسأَلوا لَهُ بالتَّثبيتِ ، فإنَّهُ الآنَ يسألُ
Baca juga: BNPB: 68 Meninggal Dunia, 70 Orang Hilang Akibat Bencana di NTT
“Apabila Rasulullah SAW telah selesai menguburkan jenazah, beliau bersabda, “Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian ini, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya dia sekarang sedang ditanya.” (HR Abu Dawud).
Sampainya doa kepada orang yang wafat ada pada ketetapan menurut Al Qur'an, sunnah, dan ijma. Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan adapun doa dan bersedekah, maka keduanya telah disepakati (ijma) akan sampai kepadanya (mayit), dan keduanya memiliki dasar dalam nash syariat.
Baca juga: Madrasah Aset Penting, Bima Arya: Kita Tidak Mau Anak Muda yang Maju Menjauhi Agama
Wallahu A'lam
Baca juga: Diguyur Stimulus, Buruh Minta Perusahaan Tak Lagi Cicil THR 2021
Pada hadis di atas ditegaskan bahwa orang yang sudah mati sesungguhnya masih bisa menerima kiriman pahala berupa doa-doa kebaikan yang dilantunkan oleh sanak keluarga atau teman-teman yang khusus ditujukan untuknya. Digambarkan, dia begitu gembira dengan kiriman doa tersebut melebihi kegembiraan mendapatkan kekayaan sebesar dunia beserta isinya.
Dalam hadis lain dikatakan, Utsman bin Affan menuturkan:
كانَ النَّبيُّ إذا فَرغَ مِن دفنِ الميِّتِ وقفَ عليهِ ، فَقالَ : استَغفِروا لأَخيكُم ، واسأَلوا لَهُ بالتَّثبيتِ ، فإنَّهُ الآنَ يسألُ
Baca juga: BNPB: 68 Meninggal Dunia, 70 Orang Hilang Akibat Bencana di NTT
“Apabila Rasulullah SAW telah selesai menguburkan jenazah, beliau bersabda, “Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian ini, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya dia sekarang sedang ditanya.” (HR Abu Dawud).
Sampainya doa kepada orang yang wafat ada pada ketetapan menurut Al Qur'an, sunnah, dan ijma. Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan adapun doa dan bersedekah, maka keduanya telah disepakati (ijma) akan sampai kepadanya (mayit), dan keduanya memiliki dasar dalam nash syariat.
Baca juga: Madrasah Aset Penting, Bima Arya: Kita Tidak Mau Anak Muda yang Maju Menjauhi Agama
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :