Faidah Luar Biasa dari Seringnya Mengucap Alhamdulillah

loading...
Faidah Luar Biasa dari Seringnya Mengucap Alhamdulillah
Ada banyak manfaat bila kita sering mengucapkan alhamdulillah, selain bentuk rasa syukur salah satu manfaat ucapan ini bisa menjaga kesehatan tubuh terutama jantung. Foto ilustrasi/ist
Ucapan kalimat hamdalah atau 'Alhamdulillah' merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kita terhadap segala nikmat, rezeki serta berbagai anugerah yang telah Allah subhanahu wa ta'ala berikan kepada kita. Membiasakan mengucapkan alhamdulillah sangat baik karena ucapan tersebut memberikan banyak faidah dan manfaat untuk kehidupan kita .

Di dalam Al Qur'an Allah Ta'ala berfirman:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim Ayat 7)

Baca juga: Umur, Anugerah yang Sering Disia-siakan



Muslimah, ada banyak manfaat bila kita sering mengucapkan kalimat hamdalah ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut manfaatnya :

1.Diampuni dosa

Jika seseorang sampai tiga kali mengucapkan alhamdulillah, maka ucapan ketiganya itu Allah akan menambah pahala baru serta mengampuni dosanya. Betapa Maha Pemurahnya Allah, dengan mengucapkan alhamdulillah saja, Allah mengampuni dosa kita. Kadangkala manusia saja yang sering sombong dan merasa angkuh sehingga enggan untuk bersyukur, padahal sejatinya semua yang dimiliki oleh manusia adalah titipan dari Allah.

2. Mendapatkan pahala

Orang yang mau mengucapkan alhamdulillah berati orang tersebut telah memuji Allah maka Allah akan memberikan pahala atas orang tersebut. Jika orang tersebut mengucapkan alhamdulilah lagi yang kedua kali maka Allah akan menambah lagi pahala baru untuk orang tersebut. Jadi sebenarnya kita mencari pahala tidak sulit dengan mengucapkan alhamdulillah saja Allah akan memberi pahala kepada kita tentunya mengucapkan alhamdulillah dengan niat yang baik dan ikhlas.

Baca juga: Mengirimi Doa Orang yang Sudah Wafat, Apakah Sampai Atau Tidak?

3. Ditambah rezekinya

Seorang hamba yang mau bersyukur kepada Allah maka Allah telah berjanji akan menambah rezekinya. Bersyukur di sini juga bisa dilakukan dengan mengucapkan alhamdulillah. Selain mengucapkan alhamdulillah, kita juga bisa bersyukur dengan memberikan sedekah kepada orang yang kurang mampu.

Ketika kita menyedekahkan sebagian harta yang kita miliki kepada orang yang kurang mampu, bukan berati harta kita akan semakin berkurang, tetapi justru akan bertambah. Sebenarnya sebagian harta yang kita miliki juga merupakan bagian atau hak milik para orang yang kurang mampu, maka waji bagi mereka yang mempunyai harta berlimpah untuk mensedekahkannya.

Baca juga: Penting Diketahui Hikmah dan Keutamaan Sahur Saat Puasa Ramadhan

4. Menimbulkan perasaan baik

Ucapan alhamdulillah dapat menciptakan perasaan baik bagi orang yang sering mengucapkannya. Karena dengan mengucapkan alhamdulillah hati kita akan qana’ah (menerima dengan lapang dada) apa yang diberikan Allah kepada kita sehingga kita akan berpikiran positif dengan setiap ketentuan yang terjadi dan selalu berpikiran positif dengan takdir Allah.

5. Menentramkan jiwa

Orang yang senantiasa bersyukur dengan mengucap alhamdulillah akan senantiasa merasakan jiwa yang tentram. Jiwa yang tentram sangat mahal harganya karena tidak ada satupun di dunia ini yang menjualnya. Jiwa yang tentram akan tercipta jika hati kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan pemberian Allah. Maka dari itu sering-seringlah untuk bersyukur dengan mengucapkan alhamdulillah.
halaman ke-1
cover top ayah
وَوَصَّيۡنَا الۡاِنۡسَانَ بِوَالِدَيۡهِ اِحۡسَانًا‌ ؕ حَمَلَـتۡهُ اُمُّهٗ كُرۡهًا وَّوَضَعَتۡهُ كُرۡهًا‌ ؕ وَحَمۡلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰـثُوۡنَ شَهۡرًا‌ ؕ حَتّٰٓى اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرۡبَعِيۡنَ سَنَةً  ۙ قَالَ رَبِّ اَوۡزِعۡنِىۡۤ اَنۡ اَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ الَّتِىۡۤ اَنۡعَمۡتَ عَلَىَّ وَعَلٰى وَالِدَىَّ وَاَنۡ اَعۡمَلَ صَالِحًا تَرۡضٰٮهُ وَاَصۡلِحۡ لِىۡ فِىۡ ذُرِّيَّتِىۡ ؕۚ اِنِّىۡ تُبۡتُ اِلَيۡكَ وَاِنِّىۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.”

(QS. Al-Ahqaf:15)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!