Anjuran Berwudhu Sebelum Tidur, Bagaimana dengan Wanita Haid?
Rabu, 07 April 2021 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Polda Metro Jaya Larang Sahur on The Road di Jakarta
Imam Syafi’I Rahimahullah mengatakan bahwa anjuran berwudhu sebelum tidur tidaklah berlaku pada wanita haid. Karena meskipun ia mandi, hadatsnya tidak akan hilang (jika masih terus keluar darah). Hal ini berbeda dengan orang junub. Namun jika darah berhenti, namun belum langsung mandi wajib, maka statusnya sama seperti orang junub. (Kitab Fathul Bari).
Baca juga: Kehidupan Alien Segera Ditemukan, Ilmuwan : Berbahaya Buat Manusia
Imam Nawawi pun menjelaskan lagi dalam Syarah Muslim, “Adapun ashab kami, mereka sepakat bahwasanya tidak disunnahkan berwudhu bagi wanita haid dan wanita nifas. Karena berwudhu tidak berpengaruh pada hadats mereka berdua. Jika wanita haid sudah berhenti darah haidnya, maka dia seperti orang junub.”
Baca juga: Catat! Korban PHK Masih Bisa Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Wallahu A'lam.
Imam Syafi’I Rahimahullah mengatakan bahwa anjuran berwudhu sebelum tidur tidaklah berlaku pada wanita haid. Karena meskipun ia mandi, hadatsnya tidak akan hilang (jika masih terus keluar darah). Hal ini berbeda dengan orang junub. Namun jika darah berhenti, namun belum langsung mandi wajib, maka statusnya sama seperti orang junub. (Kitab Fathul Bari).
Baca juga: Kehidupan Alien Segera Ditemukan, Ilmuwan : Berbahaya Buat Manusia
Imam Nawawi pun menjelaskan lagi dalam Syarah Muslim, “Adapun ashab kami, mereka sepakat bahwasanya tidak disunnahkan berwudhu bagi wanita haid dan wanita nifas. Karena berwudhu tidak berpengaruh pada hadats mereka berdua. Jika wanita haid sudah berhenti darah haidnya, maka dia seperti orang junub.”
Baca juga: Catat! Korban PHK Masih Bisa Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Wallahu A'lam.
(wid)
Lihat Juga :