Ini Efek Dahsyat Bagi Rumah yang Sering Dibacakan Al Qur'an
Selasa, 20 April 2021 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
وَإِنَّ الْبَيْتَ لَيَضِيقُ عَلَى أَهْلِهِ وَتَهْجُرُهُ الْمَلَائِكَةُ وَتَحْضُرُهُ الشَّيَاطِينُ وَيَقِلُّ خَيْرُهُ أَنْ لَا يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ
“Rumah yang tidak dibacakan Al-Qur’an, (1) akan terasa sempit bagi penghuninya, (2) akan ditinggalkan oleh malaikat, (3) akan dihadiri oleh setan, (4) akan sedikit kebaikannya.”
Saat ini banyak orang merasa tidak nyaman tinggal di rumah, tidak betah di rumah, padahal rumahnya bagus, mewah, dan megah. Al-Qur’an membuat efek rumah terasa luas walaupun mungkin rumahnya itu kecil. Salah satu faktor yang mempengaruhi luas atau sempit adalah perasaan. Ketika orang merasa nyaman, walaupun sempit akan terasa luas.
Baca juga: Tekan Laju Covid-19 Selama Ramadhan, Anies Perpanjang PPKM Mikro hingga 3 Mei
Perasaan ada di hati, dan hati dikuasai oleh Allah. Sehingga orang-orang yang hidupnya berada di rumah-rumah yang mungkin sangat sederhana, ketika dia rajin membaca Al-Qur’an, maka rumah akan terasa luas, tidak terasa sumpek.
Apalagi rumah-rumah itu didatangi oleh malaikat. Dan malaikat itu rata-rata membawa kebaikan. Apalagi malaikat pembawa rahmat. Asyiknya lagi, setan-setannya pada menyingkir.
Lihat ya, dibacakan Al-Qur’an, bukan ditempeli Al-Qur’an. Ada sebagian orang mengganggap bahwa untuk mengusir setan maka ditempeli ayat kursi di setiap kamar. Padahal tergantung Anda membaca atau tidak Ayat Kursi di rumah?
Baca juga: Pangeran Harry Ngobrol Tatap Muka dengan Pangeran Charles Sebelum Kembali ke Amerika
Ditempeli Ayat Kursi tapi yang disetel dangdut? Ini tidak nyambung. Harusnya yang dibacakan adalah Al-Qur’an. Sehingga betul-betul setannya akan pergi.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, “Dan kebaikan yang ada di rumah itu akan banyak.” Di sini tidak disebutkan kebaikan dalam hal apa, berarti semuanya. Kebaikan anak-anaknya, kebaikan istrinya, kebaikan suaminya, kebaikan pembantunya, kebaikan rezekinya, kebaikan hubungan yang ada di dalamnya antara suami dengan istri, antara anak dengan orang tua, antara orang tua dengan anak, akan banyak kebaikannya.
“Rumah yang tidak dibacakan Al-Qur’an, (1) akan terasa sempit bagi penghuninya, (2) akan ditinggalkan oleh malaikat, (3) akan dihadiri oleh setan, (4) akan sedikit kebaikannya.”
Saat ini banyak orang merasa tidak nyaman tinggal di rumah, tidak betah di rumah, padahal rumahnya bagus, mewah, dan megah. Al-Qur’an membuat efek rumah terasa luas walaupun mungkin rumahnya itu kecil. Salah satu faktor yang mempengaruhi luas atau sempit adalah perasaan. Ketika orang merasa nyaman, walaupun sempit akan terasa luas.
Baca juga: Tekan Laju Covid-19 Selama Ramadhan, Anies Perpanjang PPKM Mikro hingga 3 Mei
Perasaan ada di hati, dan hati dikuasai oleh Allah. Sehingga orang-orang yang hidupnya berada di rumah-rumah yang mungkin sangat sederhana, ketika dia rajin membaca Al-Qur’an, maka rumah akan terasa luas, tidak terasa sumpek.
Apalagi rumah-rumah itu didatangi oleh malaikat. Dan malaikat itu rata-rata membawa kebaikan. Apalagi malaikat pembawa rahmat. Asyiknya lagi, setan-setannya pada menyingkir.
Lihat ya, dibacakan Al-Qur’an, bukan ditempeli Al-Qur’an. Ada sebagian orang mengganggap bahwa untuk mengusir setan maka ditempeli ayat kursi di setiap kamar. Padahal tergantung Anda membaca atau tidak Ayat Kursi di rumah?
Baca juga: Pangeran Harry Ngobrol Tatap Muka dengan Pangeran Charles Sebelum Kembali ke Amerika
Ditempeli Ayat Kursi tapi yang disetel dangdut? Ini tidak nyambung. Harusnya yang dibacakan adalah Al-Qur’an. Sehingga betul-betul setannya akan pergi.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, “Dan kebaikan yang ada di rumah itu akan banyak.” Di sini tidak disebutkan kebaikan dalam hal apa, berarti semuanya. Kebaikan anak-anaknya, kebaikan istrinya, kebaikan suaminya, kebaikan pembantunya, kebaikan rezekinya, kebaikan hubungan yang ada di dalamnya antara suami dengan istri, antara anak dengan orang tua, antara orang tua dengan anak, akan banyak kebaikannya.