Masih Junub di Waktu Subuh, Bagaimana Hukum Puasanya?

loading...
Masih Junub di Waktu Subuh, Bagaimana Hukum Puasanya?
Seorang yang junub tetap sah puasanya meski belum melakukan mandi janabah. Selain itu, boleh menyantap sahur dalam kondisi junub. Hanya saja, ia hendaknya berwudhu terlebih dahulu. Foto ilustrasi/ist
Bagi pasangan suami istri , terkadang mendapat dirinya junub di pagi hari dan belum mandi janabah ketika fajar telah terbit. Padahal ia berkewajiban menunaikan puasa Ramadhan. Bagaimana hukum puasa dalam keadaan junub ini?

Baca juga: Ini Efek Dahsyat Bagi Rumah yang Sering Dibacakan Al Qur'an

Ibadah puasa berbeda dengan sholat dalam hal syarat sahnya. Jika sholat mengharuskan suci dari hadats , tidak dengan puasa. Seandainya puasa mensyaratkan kesucian, pastilah kaum muslim kerepotan karena tak boleh buang hajat selama berpuasa.

Karena itulah seorang yang junub dan belum mandi saat subuh tetap dapat melaksanakan puasa. Ia dapat meneruskan puasa meski belum mandi janabah. Dinukil dari konsultasisyariah.com, kondisi junub seperti ini pernah dialami Rasulullah sebagaimana yang dikabarkan Aisyah radhiyallahu'anha, “Rasulullah memasuki waktu subuh, sementara beliau sedang junub karena berhubungan dengan istrinya. Kemudian, beliau mandi dan berpuasa.” (HR. Al Bukhari dan Tirmidzi).

Baca juga: Yang Merugi di Bulan Ramadhan, Siapa Saja Mereka?



Jelaslah bahwa seorang yang junub tetap sah puasanya meski belum melakukan mandi janabah. Selain itu, seseorang pula boleh menyantap sahur dalam kondisi junub. Hanya saja, ia hendaknya berwudhu terlebih dahulu sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah.

Dari Aisyah, ia berkata, “Apabila Rasulullah berada dalam kondisi junub, kemudian beliau ingin makan atau tidur, beliau berwudhu sebagaimana wudhu ketika hendak sholat.” (HR. Muslim).

Baca juga: Menggelorakan Semangat Ibadah Hingga Akhir Ramadhan

Jangan Ditunda Mandi Janabahnya

Setiap muslim tetap berkewajiban sholat subuh meski dibolehkan berpuasa tanpa mandi janabah ataupun mandi wajib terlebih dahulu. Sementara sholat tidaklah sah kecuali dalam kondisi suci.

Allah Ta'ala berfirman,

“..........Jika kalian dalam keadaan junub, bersucilah.,,,,,” (QS. Al Maidah: 6).

Baca juga: Isu Merger DANA dengan OVO, Emtek: Hanya Spekulasi

Oleh karena itu, seseorang hendaknya tidak menunda ataupun bermalas-malasan dalam mandi janabah atau mandi wajib. Ketika waktu subuh tiba, harus segera mandi untuk menunaikan sholat subuh tepat waktu. Tidak boleh secara sengaja mengakhirkan mandi hingga terbit matahari yang berakibat terlambat menunaikan sholat subuhnya.

Baca juga: Pingsan Saat Berdakwah di Pekanbaru, Ini Penyakit yang Dialami Ustaz Zacky Mirza

Sebagian ulama bahkan memberikan batasan waktu mandi janabah saat masuk waktu shubuh atau sebelum matahari terbit. Hal ini dikarenakan agar seseorang tak ketinggalan sholat subuh. Hal ini lebih ditekankan bagi para pria agar tak tertinggal jamaah subuh di masjid.

Baca juga: Ujian Nasional Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah

Wallahu A'lam
(wid)
cover top ayah
وَكَمۡ اَهۡلَـكۡنَا قَبۡلَهُمۡ مِّنۡ قَرۡنٍ هُمۡ اَشَدُّ مِنۡهُمۡ بَطۡشًا فَنَقَّبُوۡا فِى الۡبِلَادِ ؕ هَلۡ مِنۡ مَّحِيۡصٍ
Dan betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka)?

(QS. Qaf:36)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!