Lailatul Qadar Tidak Hanya Terjadi di Malam Ganjil Saja

Rabu, 05 Mei 2021 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Dia (Lailatul Qodar) pada sepuluh terakhir, yaitu pada malam sembilan yang telah berlalu, atau pada malam ketujuh yang tersisa. Yaitu: malam Lailatur Qodar. (HR Al-Bukhari No. 2022)

Setelah hadis di atas Imam Al-Bukhari menukil perkataan Ibnu Abbas berikut:

وَعَنْ خَالِدٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ : (التَمِسُوا فِي أَرْبَعٍ وَعِشْرِينَ)

Dari Khalid, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas beliau berkata: "Carilah (malam Lailatul Qodar) pada malam duapuluh empat (24)".

Al-Habib Quraisy Baharun dalam Jalsah Itsnain Majelis Rasulullah (MR) Jawa Barat mengatakan, dari hadis di atas disimpulkan bahwa terdapat perintah mencari malam Lailatul Qodar pada malam-malam ganjil dan Ibnu Abbas memerintahkan untuk mencarinya di malam 24.

Hal ini menjelaskan bahwa beliau memahami bahwa malam Lailatul Qodar bisa terjadi pada malam genap, bukan malam ganjil saja. Kalau jumlah hari bulan Ramadhan 30, maka malam kesembilan yang tersisa bertepatan dengan malam 22. Malam ketujuh yang tersisa bertepatan dengan malam 24. Dan malam kelima yang tersisa bertepatan dengan malam 26, dan itu semua adalah malam malam genap.

Karena itu Salafus sholeh mengatakan: "Akan tetapi witir (malam ganjil) dihitung berdasarkan yang telah berlalu, maka carilah Lailatul Qodar pada malam (21), pada malam (23), pada malam (25), pada malam (27) dan pada malam (29). Dan bisa dihitung berdasarkan malam yang tersisa, sebagaimana Nabi bersabda: "Pada malam kesembilan yang tersisa, pada malam ketujuh yang tersisa, pada malam kelima yang tersisa dan pada malam ketiga yang tersisa".

Berdasarkan hal ini, jika bulan (Ramadhan) 30 hari, maka hal itu (Lailatul Qodar) terdapat dalam malam-malam genap, maka malam (22) adalah malam kesembilan yang tersisa, malam (24) adalah malam ketujuh yang tersisa.

Begitulah yang ditafsirkan Abu Sa'id Al Khudri dalam hadits yang sahih dan begitu juga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menghidupkan malamnya (dengan ibadah) dalam satu bulan.

Jika demikian, maka seharusnya seorang mulism bersungguh-sungguh mencarinya di seluruh malam terakhir, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Carilah dia pada malam-malam sepuluh terakhir".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Menyambut Kedatangan...
Menyambut Kedatangan Lailatul Qadar dengan Iktikaf Sesuai Sunnah Rasulullah
Melaksanakan Salat Tasbih...
Melaksanakan Salat Tasbih di Malam Lailatul Qadar, Begini Tata Caranya!
Rekomendasi
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Sebagian Besar Kerak...
Sebagian Besar Kerak Bumi yang Hilang Ditemukan, di Sini Letaknya
Mamalia Rawa Ini Hidup...
Mamalia Rawa Ini Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus
Artikel Terkini
Doa agar Bisa Mewujudkan...
Doa agar Bisa Mewujudkan Keluarga Samawa
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Cara Mengenali Rumah...
Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved