Ketika Khalid bin Walid Harus Memohon Maaf Kepada Ammar bin Yasir
Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Jika Rasulullah SAW telah menyatakan kesayangannya terhadap seorang Muslim demikian rupa, pastilah keimanan orang itu, kecintaan dan jasanya terhadap Islam, kebesaran jiwa dan ketulusan hati serta keluhuran budinya telah mencapai batas dan puncak kesempurnaan. Demikian halnya Ammar.
Berkat nikmat dan petunjuk-Nya, Allah telah memberikan kepada Ammar ganjaran setimpal, dan menilai takaran kebaikannya secara penuh. Hingga disebabkan tingkatan petunjuk dan keyakinan yang telah dicapainya, maka Rasulullah menyatakan kesucian imannya dan mengangkat dirinya sebagai contoh teladan bagi para sahabat, sabdanya:
"Contoh dan ikutilah setelah kematianku nanti Abu Bakar dan Umar dan ambillah pula hidayah yang dipakai Ammar untuk jadi bimbingan!"
Mengenai perawakannya, para ahli riwayat melukiskannya sebagai berikut:
la adalah seorang yang bertubuh tinggi dengan bahunya yang bidang dan matanya yang biru. Dia pendiam, tak banyak bicara. Tubuhnya penuh dengan bekas-bekas siksaan.
Dia adalah pejuang yang berani mati. Sungguh telah diterjuninya bersama Rasulullah sebagai gurunya semua perjuangan bersenjata, baik Badar, Uhud, Khandaq, Tabuk. Pendeknya semua tanpa kecuali. Dan tatkala Rasulullah telah wafat, maka ia melanjutkan perjuangannya terus-menerus.
Berkat nikmat dan petunjuk-Nya, Allah telah memberikan kepada Ammar ganjaran setimpal, dan menilai takaran kebaikannya secara penuh. Hingga disebabkan tingkatan petunjuk dan keyakinan yang telah dicapainya, maka Rasulullah menyatakan kesucian imannya dan mengangkat dirinya sebagai contoh teladan bagi para sahabat, sabdanya:
"Contoh dan ikutilah setelah kematianku nanti Abu Bakar dan Umar dan ambillah pula hidayah yang dipakai Ammar untuk jadi bimbingan!"
Mengenai perawakannya, para ahli riwayat melukiskannya sebagai berikut:
la adalah seorang yang bertubuh tinggi dengan bahunya yang bidang dan matanya yang biru. Dia pendiam, tak banyak bicara. Tubuhnya penuh dengan bekas-bekas siksaan.
Dia adalah pejuang yang berani mati. Sungguh telah diterjuninya bersama Rasulullah sebagai gurunya semua perjuangan bersenjata, baik Badar, Uhud, Khandaq, Tabuk. Pendeknya semua tanpa kecuali. Dan tatkala Rasulullah telah wafat, maka ia melanjutkan perjuangannya terus-menerus.
(mhy)
Lihat Juga :