Idul Fitri Perkuat Kebersamaan untuk Sempurnakan Kemenangan

Kamis, 13 Mei 2021 - 00:17 WIB
loading...
Idul Fitri Perkuat Kebersamaan...
Anggota Komisi VIII DPR KH Maman Imanulhaq di Jakarta. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Idul Fitri memiliki arti kembali kepada fitrah kemanusiaan yang mengacu tiga nilai utama. Pertama adalah keimanan. Kedua, kebaikan, dan ketiga keindahan.

Pada konteks Idul Fitri tahun ini, umat Islam harus memaknainya agar nilai-nilai keimanan dengan konteks memberikan rasa aman, baik kepada diri sendiri, maupun kepada orang lain.

Caranya, mengokohkan kebersamaan dan kepatuhan dengan memakai masker, menjaga jarak dan juga selalu untuk mencuci tangan, untuk menyempurnakan kemenangan di hari Fitri.

“Itulah sesungguhnya hakikat dari pada Idul Fitri karena kalau kita memiliki pemahaman yang rasa aman maka itu akan terjadi kebaikan di tengah masyarakat. Kebaikan yang diharapkan pada saat ini adalah tidak menyebarnya Covid-19,” ujar Anggota Komisi VIII DPR KH Maman Imanulhaq di Jakarta, Selasa 11 Mei 2021.Baca juga: Ini Berbagai Ucapan Selamat Idul Fitri, dari Bahasa Arab hingga Korea

Menurut dia, nilai-nilai kebaikan itu harus menjadi prinsip utama umat Islam dalam merayakan Idul Fitri. “Kita masih diberi umur oleh Allah SWT, kita masih diberi kesempatan untuk menikmati Idul Fitri walau dalam keterbatasan. Keindahan Idul Fitri bukan terletak pada nilai kerumunan atau pertemuan tapi justru pada hakekat kebersamaan dan persaudaraan,” tuturnya.

Selain itu, kemenangan pada Idul Fitri sesungguhnya terletak pada kemampuan untuk meraih kebahagiaan. Itu hanya bisa dicapai atas tiga hal. Pertama, tazkiyatun fafsi atau penyucian diri, tidak boleh ada iri, dengki, tidak boleh ada dendam, tidak boleh ada penyebaran hoaks, tidak boleh ada fitnah.Baca Juga: Ingatkan Pesan Soekarno, Megawati Sebut Idul Fitri Perkuat Kepedulian pada Sesama

Begitu juga tidak boleh ada upaya untuk merancang perilaku radikalisme atau terorisme karena orang yang hatinya suci akan selalu mencintai sesama dan mencintai negeri.

Kedua, lanjut Maman, kebahagiaan dan kemenangan itu dicapai dengan dzikir yang banyak menyebut nama Allah. Hal ini sebenarnya menjadi momentum penting ketika memakai masker untuk menutup mulut. Itu menjadi tanda bahwa tidak boleh berbohong, tidak boleh memfitnah, memprovokasi, menyebarkan hoaks, dan juga mengumbar janji yang tidak akan bisa dipenuhi.

“Setelah itu, ketiga yaitu melakukan salat. Salat menjadi inti utama dalam ajaran Islam. Orang yang melakukan salat akan dijauhkan dari nilai-nilai fahsya dan mungkar, nilai-nilai kejelekan. Orang yang rajin salat tidak akan pernah berani untuk mencaci maki, memfitnah saudaranya sendiri. Ia akan selalu menciptakan nilai-nilai perdamaian dan keselamatan,” ungkap pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan Majalengka ini.

Maman melanjutkan, momen Idul Fitri adalah momen umat harus saling menguatkan dan kembali ke trilogi hubungan. Pertama, hubungan dengan Allah atau habluminallah. Kedua, habluminannas hubungan dengan sesama manusia. Ketiga, hubungan dengan alam semesta ini sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Iduladha Ajang Memperkuat...
Iduladha Ajang Memperkuat Nilai Kemanusiaan Universal
Hikmah di Pengujung...
Hikmah di Pengujung Ramadan: Ibadah Puasa dan Zakat untuk Kemanusiaan
Kiyai Yusuf Aman: Persaudaraan...
Kiyai Yusuf Aman: Persaudaraan Seiman Lebih Kokoh daripada Saudara Kandung
Kualitas Kemanusiaan...
Kualitas Kemanusiaan Kita Masih Setengah Jadi? Begini Penjelasan Komaruddin Hidayat
Semangat Idul Fitri...
Semangat Idul Fitri dan Perkuat Solidaritas Kemanusiaan serta Kebangsaan
Al-Shafh, Lapang Dada,...
Al-Shafh, Lapang Dada, dan Perintah Memberi Maaf Menurut Al-Qur'an
Rekomendasi
Pria Ini Pencipta Bom...
Pria Ini Pencipta Bom Hidrogen Pertama di Dunia, tapi Dirahasiakan Hampir 50 Tahun
10 Lubang Terdalam di...
10 Lubang Terdalam di Bumi, Nomor 8 Dipercaya sebagai Istana Kerajaan Jin
Fenomena Alam Pusaran...
Fenomena Alam Pusaran Air Menari Terjadi di Italia
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved