Amalan Idul Fitri, Pahalanya Bisa Seperti Jihad Perang Badar

Minggu, 24 Mei 2020 - 15:14 WIB
loading...
A A A
Keempat, memperbanyak zikir, takbir, salat, membaca al-Qur’an dan menahan diri untuk tidak membuat kerusakan umat.

"Itu semua sebagai ijazah yang dapat diamalkan oleh kita semua, yaitu menghidupkan hari raya dengan memperbanyak silaturahmi (poin pertama), birrul walidain (poin kedua) , zikir, istighfar, salawat Nabi, membaca al-Qur’an dan menahan diri untuk tidak melakukan kerusakan umat,' ujarnya dalam tausiyahnya di jaringan Youtube Narasi TV.

Baca juga: Puasa Syawal, Pahalanya Seperti Puasa Setahun Penuh

Apa yang dimaksud dengan kerusakan umat? Gus Baha menjelaskan, saat pandemi seperti ini maka tetaplah melakukan isolasi diri bagi yang sakit supaya tidak memperbanyak rantai penyebaran Covid-19, tidak keluar rumah kecuali sangat penting dan tetap mematuhi protokol dan peraturan pemerintah dan ulama.

“Kebaikan yang terhalang oleh sesuatu tidak akan menjadikan hilangnya suatu nilai pahala dari kebaikan tersebut dan tetap dihitung pahala,” ucap Gus Baha.

Hakekat Mudik
Bulan Ramadhan telah usai, menurut Gus Baha, kenangan bersama Ramadhan tentu menjadi kenangan yang sangat dirindukan, karena harus menunggu 11 bulan kemudian agar bertemu kembali dengan bulan yang penuh berkah ini. Itu pun, jika Allah SWT memberi kita umur panjang.

Sebagai manusia yang diberikan hati oleh Allah SWT, sepatutnya untuk tetap mensyukuri apa yang Allah SWT karuniakan. Bersyukur berjumpa dengan Ramadhan, begitu juga bersyukur berpisah dengan Ramadhan. Alhamdulillah.

Amalan Idul Fitri, Pahalanya Bisa Seperti Jihad Perang Badar

Di tempat terpisah, KH Miftah Maulana Habiburrahman ( Gus Miftah ) juga menyampaian pesan khusus untuk umat Islam dalam merayakan idul fitri di tengah pandemi Covid-19 .

Pengasuh pondok pesantren Ora AJi ini berharap masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri tetap menahan diri dan bersabar di tengah pandemi Covid-19.

Menahan diri khususnya untuk tetap di rumah dan tidak berkumpul dengan orang banyak jika tidak ada kepentingan mendesak dan selalu menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Perang Badar, Bukti...
Perang Badar, Bukti Kekuatan Doa dan Keyakinan
Rekomendasi
Hebohkan Thailand, Tiang...
Hebohkan Thailand, Tiang Misterius Mendadak Muncul di Langit
Kisah Gajah Mada Duduki...
Kisah Gajah Mada Duduki Takhta Mahapatih Majapahit yang Ditandai Letusan Gunung Kelud
Jangan Anggap Modifikasi...
Jangan Anggap Modifikasi Cuaca Solusi Aman, Ini Risiko yang Harus Diketahui
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
Ini Cara Merayakan Idul...
Ini Cara Merayakan Idul Fitri Seperti yang Rasulullah Lakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved