Faedah Membaca Surat Al Kahfi akan Diterangi Cahaya pada Dua Jumat, Apa Maksudnya?
Jum'at, 04 Juni 2021 - 15:22 WIB
loading...
Selain mendapatkan cahaya di antara dua Jumat dan kelak di hari kiamat, ada keistimewaan lainnya yakni selamat dari fitnah dajjal. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Salah satu amalan sunnah di hari Jumat bagi seorang muslim adalah membaca surat Al-kahfi , yang faidahnya akan diterangi oleh cahaya pada dua Jumat. Apa sebenarnya maksud dari cahaya dua Jumat ini?
Baca juga: Curhat Tanpa Ghibah, Bisakah?
Kesunnahan membaca surat al-Kahfi terdapat dalam sebuah hadis berikut:
عن أبي سَعيدٍ الخُدريِّ عنِ النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم أنَّه قال مَن قَرَأَ سورةَ الكَهفِ يومَ الجُمُعةِ أضاءَ له من النورِ ما بَينَ الجُمُعتينِ (رواه الحاكم)
Dari Sa’id bin al-Khudry dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabada, “Barang siapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat maka ia akan diterangi oleh cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim)
Baca juga: Cara Mengenal Allah Ta'ala agar Taubat Diterima
Dalam Syarh Shahih Muslim , Imam Nawawi menjelaskan bahwa cahaya yang dimaksud pada hadis ini adalah cahaya yang mencegah dirinya dari perbuatan maksiat, perbuatan keji , dan menunjukkannya pada jalan kebenaran. Sebab cahaya adalah sesuatu yang menerangi kegelapan dan membuat mata kita bisa melihat sesuatu maka makna cahaya itu sendiri adalah petunjuk.
Baca juga: Surat Al-Qur'an untuk Mendapatkan Keturunan Anak Laki-laki
Pendapat lain menyebutkan kalau cahaya yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah cahaya yang akan menuntun pembacanya pada hari kiamat. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa cahaya di sini adalah cahaya ma’rifat, dan cahaya yang menerangi hati, juga cahaya yang menyingkap hakikat Tuhan.
Baca juga: Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya
Baca juga: Curhat Tanpa Ghibah, Bisakah?
Kesunnahan membaca surat al-Kahfi terdapat dalam sebuah hadis berikut:
عن أبي سَعيدٍ الخُدريِّ عنِ النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم أنَّه قال مَن قَرَأَ سورةَ الكَهفِ يومَ الجُمُعةِ أضاءَ له من النورِ ما بَينَ الجُمُعتينِ (رواه الحاكم)
Dari Sa’id bin al-Khudry dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabada, “Barang siapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat maka ia akan diterangi oleh cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim)
Baca juga: Cara Mengenal Allah Ta'ala agar Taubat Diterima
Dalam Syarh Shahih Muslim , Imam Nawawi menjelaskan bahwa cahaya yang dimaksud pada hadis ini adalah cahaya yang mencegah dirinya dari perbuatan maksiat, perbuatan keji , dan menunjukkannya pada jalan kebenaran. Sebab cahaya adalah sesuatu yang menerangi kegelapan dan membuat mata kita bisa melihat sesuatu maka makna cahaya itu sendiri adalah petunjuk.
Baca juga: Surat Al-Qur'an untuk Mendapatkan Keturunan Anak Laki-laki
Pendapat lain menyebutkan kalau cahaya yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah cahaya yang akan menuntun pembacanya pada hari kiamat. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa cahaya di sini adalah cahaya ma’rifat, dan cahaya yang menerangi hati, juga cahaya yang menyingkap hakikat Tuhan.
Baca juga: Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya
Lihat Juga :