Gus Baha: Berdoa Adalah Ibadah, Tetapi Jangan Menggurui Allah
Selasa, 08 Juni 2021 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Begitu mendapat upah yang sekiranya cukup untuk biaya makan dirinya sendiri hari itu, maka ia mencukupkan pekerjaannya dan memutuskan pulang. Hari-hari pun berlalu seperti yang ia jalani biasanya.
Pernah suatu waktu setelah ia menjalani pekerjaannya, ia merasakan mengeluh dengan yang ia jalani. Sehingga ketika pulang, ia bergumam sembari memanjatkan doa kepada Allah. "Ya Allah, saya ini hamba-Mu. Fokus saya itu hanya ibadah. Tetapi karena saya miskin, maka saya harus tersibukkan dengan bekerja. Ya Allah, saya ingin mendapatkan rezeki tanpa harus bekerja, supaya dapat memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada-Mu."
Singkat cerita, Allah ternyata benar-benar mengabulkan doa yang ia panjatkan, tetapi dengan cara yang unik dan mungkin tak pernah ia duga. Suatu saat ia mendapat musibah, yakni dituduh mencuri. Hingga menyebabkannya dipercajara sebab tuduhan yang mengarah kepadanya. Di penjara itu, ia setiap hari mendapatkan makanan tanpa perlu susah payah mencari uang untuk makan.
Karena kejadian yang menimpanya itu, ia pun kembali bermunajat kepada Allah dengan mempertanyakan mengapa ia dipenjara. Setelah beberapa waktu tinggal di penjara, ia teringat bahwa pernah meminta kepada Allah supaya diberi rezeki tanpa perlu bekerja.
Ia lupa bahwa salah satu cara mendapatkan rezeki tanpa bekerja ialah dengan dipenjara. Di penjara pula, ia akhirnya bisa fokus beribadah tanpa perlu sibuk memikirkan dunia. Sejak saat itu, hamba yang dekat dengan Allah tadi menjadi lebih berhati-hati ketika berdoa.
Jadi khayalan manusia itu memang terkadang repot kalau dituruti. Gus Baha mencontohkan ketika ada orang yang berdoa meminta dijadikan kaya supaya dapat merawat ribuan anak yatim, fakir, dan miskin. Doa seperti itu jika dituruti tentu repot.
Memang di satu sisi niatnya baik untuk menolong orang lain. Tetapi di sisi lain, Allah harus membunuh ribuan bapak atau harus menciptakan ribuan orang fakir dan miskin.
Gus Baha menjelaskan bahwa doa yang aman dan paling baik untuk dipanjatkan itu ialah doa yang warid atau ada sanadnya hingga Rasulullah SAW.
Baca Juga: Pesan Gus Baha Agar Tidak Ditanya Malaikat di Alam Kubur
Wallahu A'lam
Pernah suatu waktu setelah ia menjalani pekerjaannya, ia merasakan mengeluh dengan yang ia jalani. Sehingga ketika pulang, ia bergumam sembari memanjatkan doa kepada Allah. "Ya Allah, saya ini hamba-Mu. Fokus saya itu hanya ibadah. Tetapi karena saya miskin, maka saya harus tersibukkan dengan bekerja. Ya Allah, saya ingin mendapatkan rezeki tanpa harus bekerja, supaya dapat memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada-Mu."
Singkat cerita, Allah ternyata benar-benar mengabulkan doa yang ia panjatkan, tetapi dengan cara yang unik dan mungkin tak pernah ia duga. Suatu saat ia mendapat musibah, yakni dituduh mencuri. Hingga menyebabkannya dipercajara sebab tuduhan yang mengarah kepadanya. Di penjara itu, ia setiap hari mendapatkan makanan tanpa perlu susah payah mencari uang untuk makan.
Karena kejadian yang menimpanya itu, ia pun kembali bermunajat kepada Allah dengan mempertanyakan mengapa ia dipenjara. Setelah beberapa waktu tinggal di penjara, ia teringat bahwa pernah meminta kepada Allah supaya diberi rezeki tanpa perlu bekerja.
Ia lupa bahwa salah satu cara mendapatkan rezeki tanpa bekerja ialah dengan dipenjara. Di penjara pula, ia akhirnya bisa fokus beribadah tanpa perlu sibuk memikirkan dunia. Sejak saat itu, hamba yang dekat dengan Allah tadi menjadi lebih berhati-hati ketika berdoa.
Jadi khayalan manusia itu memang terkadang repot kalau dituruti. Gus Baha mencontohkan ketika ada orang yang berdoa meminta dijadikan kaya supaya dapat merawat ribuan anak yatim, fakir, dan miskin. Doa seperti itu jika dituruti tentu repot.
Memang di satu sisi niatnya baik untuk menolong orang lain. Tetapi di sisi lain, Allah harus membunuh ribuan bapak atau harus menciptakan ribuan orang fakir dan miskin.
Gus Baha menjelaskan bahwa doa yang aman dan paling baik untuk dipanjatkan itu ialah doa yang warid atau ada sanadnya hingga Rasulullah SAW.
Baca Juga: Pesan Gus Baha Agar Tidak Ditanya Malaikat di Alam Kubur
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :