Amalan yang Sangat Dianjurkan dalam 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Jum'at, 02 Juli 2021 - 09:26 WIB
loading...
Amalan yang Sangat Dianjurkan dalam 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Foto ilustrasi/ist
A A A
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah musim kebaikan . Untuk itu, sudah selayaknya setiap muslim memberikan perhatian yang lebih terhadapnya dengan meningkatkan amal shalehnya pada waktu tersebut, melebihi amal shalehnya pada waktu yang lain.

Baca juga: Sabar Menunggu Jalan Keluar dari Allah Ta'ala

Seorang ulama tabi’in, Abu Utsman Abdurrahman bin Mull an-Nahdi (wafat 95 H) berkata, “Generasi salaf (sahabat) sangat memuliakan puluhan hari yang tiga; sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama Dzulhijjah, dan sepuluh hari pertama Muharram.”

Dijelaskan Ustadz Abu Ammar, inilah amalan yang selayaknya dilakukan oleh setiap muslim yang memiliki kemampuan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini, yakni:

1. Melaksanakan haji dan umrah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu umrah ke umrah lainnya menjadi penghapus dosa-dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan yang setimpal untuknya selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Berbangga dengan Dosa, Kok Bisa?

Haji mabrur adalah haji yang dilaksanakan ikhlas demi meraih ridha Allah dan dikerjakan sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ciri utamanya adalah keimanan, ketakwaan, dan amal shalih pelakunya setelah mengerjakan haji mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik.

2. Shaum sunnah

Yaitu shaum sunnah antara tanggal 1-9 Zulhijjah. Minimal mengerjakan shaum sunnah Arafah tanggal 9 Zulhijjah bagi selain jamaah haji. Shaum sunnah adalah amal shalih yang sangat dicintai oleh Allah. Allah bahkan menganggap Dzat-Nya sebagai pemilik khusus shaum, dan Allah sendiri yang akan memberikan balasannya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis qudsi bahwa Allah ‘azza wa jalla berfirman, “Semua amal anak manusia untuk dirinya sendiri, kecuali shaum, karena sesungguhnya shaum itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Keistimewaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Jika kita tidak mampu memperbanyak shaum sunnah pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah ini, maka setidaknya kita melaksanakan shaum hari Arafah pada tanggal sembilan Dzulhijjah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang keutamaan shaum hari Arafah,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

“Shaum hari Arafah, aku mengharap Allah menghapuskan dengannya dosa satu tahun sebelumnya dan dosa satu tahun sesudahnya.” (HR. Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

3. Sholat wajib lima waktu secara berjamaah di masjid dan memperbanyak sholat sunnah

Sebaiknya setiap muslim menjaga pelaksanaan sholat sunnah Rawatib, sholat Dhuha, sholat Tahajud, sholat Witir, sholat tahiyatul masjid, dan sholat sunnah lainnya. Dalam hadis qudsi Allah ‘azza wa jalla berfirman,

Baca juga: Dukung PPKM Darurat, Bank Mandiri dan BCA Cuma Buka Sampai Jam Segini

وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2348 seconds (11.210#12.26)