alexametrics

Inilah Keberkahan Al-Qur'an yang Tidak Diketahui Banyak Orang

loading...
Inilah Keberkahan Al-Quran yang Tidak Diketahui Banyak Orang
Ustaz Muchlis Al-Mughni, dai lulusan Al-Azhar Mesir. Foto/Dok SINDOnews
Seorang kaum orientalis Jerman bernama Karl Brockelmann pernah memuji keberkahan Al-Qur'an. Dia mengatakan, berkat Al-Qur'an maka Bahasa Arab menjadi bahasa yang tersebar luas di dunia yang nyaris tidak dialami oleh bahasa lain di dunia ini. Umat Islam semuanya meyakini hanya dengan bahasa Arab saja yang halal dipergunakan dalam ibadah salat mereka.

"Maha Suci Allah yang telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an. Kedudukan bahasa Arab pun menjadi tinggi dan mulia. Semua muslim yang berbahasa non Arab menjadi berbahasa arab saat membaca Al-Qur'an, salat hingga berdoa," kata Ustaz Muchlis Al-Mughni, dai lulusan Al-Azhar Mesir kepada SINDOnews.

Ustaz yang juga imam Masjid Cut Mutia Jakarta ini mengatakan segala sesuatu, apapun dan siapapun jika dikaitkan dengan Al-Qur'an maka dia akan terangkat tinggi menjadi mulia dan dimuliakan.



Bulan Ramadhan menjadi mulia karena dia dipilih sebagai bulan diturunkan Al-Qur'an. Lailatul Qadar, malam kemuliaan menjadi mulia karena pada malam itu Al-Qur'an diturunkan.

Jibril menjadi Malaikat termulia lantaran bertugas membawa dan menyampaikan wahyu Al-Qur'an. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi Nabi termulia juga berkat Al-Qur'an yang diturunkan kepadannya.

Kota suci Makkah dan Madinah menjadi tempat paling mulia juga berkat Al-Qur'an yang diturunkan di kedua tempat itu.

"Karenanya jika manusia ingin hidupnya mulia dan dimuliakan maka dekatilah Al-Qur'an. Begitu juga bangsa dan negara yang ingin diangkat kemuliaannya maka jangan jauh dari Al-Qur'an," terang Ustaz Muchlis.

Ya Allah jadikan hati ini selalu terpaut dengan kalam-Mu, Al-Qur'an. Semangatkan kami untuk selalu membacanya, bimbing kami untuk memahaminya. Bantulah kami untuk selalu mengamalkan pesan-pesannya dan kuatkan kami untuk mendakwahkannya. Aamiin
(rhs)
cover top ayah
وَمَا كَانَ لِنَفۡسٍ اَنۡ تَمُوۡتَ اِلَّا بِاِذۡنِ اللّٰهِ كِتٰبًا مُّؤَجَّلًا ؕ وَ مَنۡ يُّرِدۡ ثَوَابَ الدُّنۡيَا نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا ‌ۚ وَمَنۡ يُّرِدۡ ثَوَابَ الۡاٰخِرَةِ نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا ‌ؕ وَسَنَجۡزِى الشّٰكِرِيۡنَ
Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

(QS. Ali 'Imran:145)
cover bottom ayah
preload video
KOMENTAR
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak