Pentingnya Mendidik Anak Berorientasi Akhirat
Kamis, 15 Juli 2021 - 14:17 WIB
loading...
ilustrasi. Foto istimewa
A
A
A
Mendidik anak bagi setiap muslim harus berorientasi akhirat. Jika sekadar hanya untuk mendidik anak yang sukses di dunia saja maka orang selain Islam juga bisa, banyak yang sukses di dunia.
Baca juga: Agar Doa Segera Terkabul, Ini Tipsnya!
Tapi untuk mendidik anak sukses dunia dan akhirat, perlu ibu yang lebih banyak tinggal di rumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab , Al Qur'an dan doa sejak kecil, mengajarkan alif, ba, ta.
Siapa yang mengajarkan Imam Syafi’i kecil umur 7 tahun sudah hapal Al Qur'an? Siapa yang memandikan Imam Malik kecil pagi-pagi dan pergi ke gurunya? Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam Malik Rabi’atur ra’yi?
Baca juga: 17 Sunnah Rasulullah yang Sering Dilupakan Para Suami
Sebagian mereka adalah wanita janda, ibu imam Syafi’i, ibu imam Ahmad, ibu Rabi’atur Ra’yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu. Jika anak adalah titipan Allah, jangan dititipkan lagi kepada pembantu. Perempuanhendaknya lebih banyak di rumah daripada d iluar untuk mendidik anak-anak mereka. Karena mendidik anak perlu fokus di rumah bukan dititipkan kepada pembantu atau baby sister.
Baca juga: Pertama Kalinya, Pengarahan Keamanan Haji Dilakukan Tentara Perempuan
Tinggal di rumah adalah perintah Allah dalam Al-Quran, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيراً
“Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al Ahzab: 33).
Baca juga: Agar Doa Segera Terkabul, Ini Tipsnya!
Tapi untuk mendidik anak sukses dunia dan akhirat, perlu ibu yang lebih banyak tinggal di rumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab , Al Qur'an dan doa sejak kecil, mengajarkan alif, ba, ta.
Siapa yang mengajarkan Imam Syafi’i kecil umur 7 tahun sudah hapal Al Qur'an? Siapa yang memandikan Imam Malik kecil pagi-pagi dan pergi ke gurunya? Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam Malik Rabi’atur ra’yi?
Baca juga: 17 Sunnah Rasulullah yang Sering Dilupakan Para Suami
Sebagian mereka adalah wanita janda, ibu imam Syafi’i, ibu imam Ahmad, ibu Rabi’atur Ra’yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu. Jika anak adalah titipan Allah, jangan dititipkan lagi kepada pembantu. Perempuanhendaknya lebih banyak di rumah daripada d iluar untuk mendidik anak-anak mereka. Karena mendidik anak perlu fokus di rumah bukan dititipkan kepada pembantu atau baby sister.
Baca juga: Pertama Kalinya, Pengarahan Keamanan Haji Dilakukan Tentara Perempuan
Tinggal di rumah adalah perintah Allah dalam Al-Quran, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيراً
“Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al Ahzab: 33).
Lihat Juga :