Kisah Tabi’in Zainul Abidin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib (1)

Keturunan Rasulullah SAW: Cucu Ali bin Abu Thalib yang Banyak Julukan

loading...
Keturunan Rasulullah SAW: Cucu Ali bin Abu Thalib yang Banyak Julukan
Ilustrasi/Ist
TAHUN itu, tamatlah riwayat kekaisaran Persia. Yazdajurd , kaisar terakhir Persi wafat di pengasingan, sementara seluruh harta, prajurit dan istana menjadi tawanan kaum muslimin. Semuanya diangkut ke Madinah Al-Munawarah .

Baca juga: Budak Asal Persia yang Akhirnya Hafal Al-Quran dan Menjadi Ahli Hadis

Kemenangan kaum muslimin itu menghasilkan tawanan yang berjumlah banyak, dari kalangan terhormat dan belum pernah penduduk Madinah melihat hasil ghanimah sebanyak dan begitu berharga seperti itu. Di antara tawanan tersebut terdapat pula tiga orang putri kaisar Yazdajurd.

Orang-orang memperhatikan para tawanan tersebut dan beberapa saat kemudian sebagian mereka ikut membelinya, sedangkan bayarannya dimasukkan ke baitul maal kaum muslimin. Tidak ada lagi yang tertinggal selain para putri kaisar yang sangat jelita lagi masih belia.

Ketika ditawarkan untuk dijual, mereka semua tertunduk ke bumi merasa hina dan rendah. Air mata meleleh dari kedua pipi mereka.

Ali bin Abi Thalib merasa iba melihatnya dan berharap semoga yang akan membeli para putri itu adalah orang yang bisa menghargai martabat mereka dan sanggup memelihara mereka dengan baik, sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Kasihanilah para bangsawan yang terhina.”

Dengan segera beliau mendekati Amirul Mukminin Umar bin Khathab dan mengusulkan, “Para putri itu sebaiknya tidak diperlakukan seperti tawanan lainnya.”

Umar berkata, “Engkau benar, tapi bagaimana caranya?”

Ali berkata, “Umumkanlah harga mereka setinggi mungkin, lalu beri mereka kebebasan untuk memilih orang yang bersedia membelinya.”

Baca juga: Pengadilan Hurmuzan: Ketika Umar bin Khattab Tidur di Emperen Masjid
halaman ke-1
cover top ayah
وَمَا يَذۡكُرُوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡ يَّشَآءَ اللّٰهُ‌ ؕ هُوَ اَهۡلُ التَّقۡوٰى وَاَهۡلُ الۡمَغۡفِرَةِ
Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al-Qur'an) kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah Tuhan yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampunan.

(QS. Al-Muddassir:56)
cover bottom ayah
preload video