Bolehkah Mengqadha Puasa Ramadhan Sekaligus Puasa Arafah?
Minggu, 18 Juli 2021 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Buruan Cek! Bansos Tunai Cair Sekaligus 2 Bulan lewat Bank Himbara
Hal yang sama juga diungkapkan Ibnu Hajar al-Haitami, ulama besar dari Mazhab Syafi'i. Dikutip dari laman NU Online, Ibnu Hajar al-Haitami menjelaskan, niat qadha puasa Ramadhan boleh digabung dengan niat puasa Arafah, dan orang yang melaksanakannya bisa menuai pahala keduanya.
Baca juga: Terungkap, AS Kekurangan Sistem Penangkal Rudal Hipersonik Rusia
Pendapat tersebut juga dibenarkan oleh Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi sebagaimana tertera di kitab I‘anatut Thalibin. “Puasa sunah pada hari-hari yang sangat dianjurkan untuk puasa memang dimaksudkan untuk hari-hari tersebut. Namun, orang yang berpuasa dengan niat lain pada hari-hari tersebut, maka dapatlah baginya keutamaan. Ia menambahkan dalam kitab Al-I‘ab. Dari sana, Al-Barizi berfatwa bahwa seandainya seseorang berpuasa pada hari tersebut dengan niat qada atau sejenisnya, maka dapatlah keduanya, baik ia meniatkan keduanya atau tidak,” (Juz II, Hlm. 224).
Jadi berdasarkan pendapat ulama di atas, hukum menggabungkan niat qadha puasa Ramadhan dan puasa sunnah Arafah adalah boleh.
Baca juga: Risma Berdayakan Karang Taruna untuk Kelola Dapur Umum
Wallahu A'lam
Hal yang sama juga diungkapkan Ibnu Hajar al-Haitami, ulama besar dari Mazhab Syafi'i. Dikutip dari laman NU Online, Ibnu Hajar al-Haitami menjelaskan, niat qadha puasa Ramadhan boleh digabung dengan niat puasa Arafah, dan orang yang melaksanakannya bisa menuai pahala keduanya.
Baca juga: Terungkap, AS Kekurangan Sistem Penangkal Rudal Hipersonik Rusia
Pendapat tersebut juga dibenarkan oleh Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi sebagaimana tertera di kitab I‘anatut Thalibin. “Puasa sunah pada hari-hari yang sangat dianjurkan untuk puasa memang dimaksudkan untuk hari-hari tersebut. Namun, orang yang berpuasa dengan niat lain pada hari-hari tersebut, maka dapatlah baginya keutamaan. Ia menambahkan dalam kitab Al-I‘ab. Dari sana, Al-Barizi berfatwa bahwa seandainya seseorang berpuasa pada hari tersebut dengan niat qada atau sejenisnya, maka dapatlah keduanya, baik ia meniatkan keduanya atau tidak,” (Juz II, Hlm. 224).
Jadi berdasarkan pendapat ulama di atas, hukum menggabungkan niat qadha puasa Ramadhan dan puasa sunnah Arafah adalah boleh.
Baca juga: Risma Berdayakan Karang Taruna untuk Kelola Dapur Umum
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :