Kisah Syekh Abdul Qadir Al-Jilani Bertemu Seorang Pemabuk
Kamis, 22 Juli 2021 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Waliyullah Syekh Abdul Qadir Al-Jilani selalu sarat dengan hikmah dan pelajaran berharga. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Syekh Abdul Qadir Al-Jilani (471 H-561 H, kelahiran Persia) dikenal sebagai sosok wali yang memiliki karomah luar biasa. Kisah beliau selalu menarik untuk dikaji karena mengandung hikmah dan pelajaran berharga.
Dikisahkan suatu hari Sultonul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jilani bertemu dengan seorang pemabuk berat. Kisah ini diceritakan oleh Habib Thohir bin Abdullah Al-Kaff dalam Haul ke 10 KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi.
Baca Juga: Kisah Ajaib Syekh Abdul Qadir Jilani Diludahi Nabi
Ketika Syekh Abdul Qadir melakukan perjalanan bersama murid-muridnya, mereka berpapasan dengan seorang pemabuk yang sedang mabuk berat. Tak disangka, pemabuk tersebut menghentikan langkah rombongan Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dan mengutarakan tiga pertanyaan yang membuat beliau kaget.
"Yaa Syekh, apakah Allah mampu mengubah pemabuk sepertiku menjadi ahli taat?" Syekh Abdul Qadir Al-Jalani menjawabnya: "Pasti mampu."
Kemudian si pemabuk bertanya: "Apakah Allah mampu mengubah ahli maksiat sepertiku menjadi ahli taat setingkat dirimu?"
"Sangat mampu," jawab Syekh Abdul Qadir Al-Jilani.
Si pemabuk bertanya lagi: "Apakah Allah mampu mengubah dirimu menjadi ahli maksiat sepertiku?"
Mendengar pertanyaan itu, seketika Syekh Abdul Qadir Al-Jilani menangis dan tersungkur, bersujud kepada Allah.
Murid-murid Syekh Abdul Qadir Al-Jilani pun kebingungan dan bertanya, "Ada apa wahai Tuan Syekh?"
Dikisahkan suatu hari Sultonul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jilani bertemu dengan seorang pemabuk berat. Kisah ini diceritakan oleh Habib Thohir bin Abdullah Al-Kaff dalam Haul ke 10 KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi.
Baca Juga: Kisah Ajaib Syekh Abdul Qadir Jilani Diludahi Nabi
Ketika Syekh Abdul Qadir melakukan perjalanan bersama murid-muridnya, mereka berpapasan dengan seorang pemabuk yang sedang mabuk berat. Tak disangka, pemabuk tersebut menghentikan langkah rombongan Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dan mengutarakan tiga pertanyaan yang membuat beliau kaget.
"Yaa Syekh, apakah Allah mampu mengubah pemabuk sepertiku menjadi ahli taat?" Syekh Abdul Qadir Al-Jalani menjawabnya: "Pasti mampu."
Kemudian si pemabuk bertanya: "Apakah Allah mampu mengubah ahli maksiat sepertiku menjadi ahli taat setingkat dirimu?"
"Sangat mampu," jawab Syekh Abdul Qadir Al-Jilani.
Si pemabuk bertanya lagi: "Apakah Allah mampu mengubah dirimu menjadi ahli maksiat sepertiku?"
Mendengar pertanyaan itu, seketika Syekh Abdul Qadir Al-Jilani menangis dan tersungkur, bersujud kepada Allah.
Murid-murid Syekh Abdul Qadir Al-Jilani pun kebingungan dan bertanya, "Ada apa wahai Tuan Syekh?"
Lihat Juga :