Mustafa Kemal Ataturk, Tokoh Sekuler Turki yang Berandil Meruntuhkan Kekhalifahan Utsmaniyah

Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Mustafa Kemal memang tokoh sekuler yang memulai program revolusioner di bidang sosial dan reformasi politik untuk memodernisasi Turki. Perubahan-perubahannya termasuk emansipasi untuk perempuan, penghapusan seluruh Institusi Islam dan pengenalan pada kode hukum Barat, pakaian, kalender, serta alfabet, mengganti seluruh huruf Arab dengan huruf Latin.

Baca juga: Pelonggaran Saat PPKM Disebut Masih Terbatas, Pengusaha: Belum Sangat Kerasa

Setelah Turki menjadi sebuah negara Republik dan menjadikan Mustafa Kemal Ataturk sebagai presiden pertam nya, ada banyak kebijakan-kebijakan anti Islam yang dipelopori oleh mustafa kemal secara radikal. Dia menetapkan ideologi negara yang menganut paham sekuler demi menghilangkan nilai-nilai Islam dari pemerintahan.

Kebijakan Mustafa Kemal yang sangat anti Islam antara lain adalah, menghapus syariah Islam dan tidak ada lagi jabatan kekhalifahan, mengganti hukum-hukum Islam dengan hukum-hukum Italia, Jerman, dan Swiss, menutup beberapa masjid dan madrasah, mengganti agama negara dengan sekularisme, mengubah adzan ke dalam bahasa Turki.

Baca juga: Lionel Messi, Pemain Ke-9 yang Pindah dari Barcelona ke PSG

Lalu melarang pendidikan agama di sekolah umum, melarang kerudung bagi kaum wanita dan pendidikan terpisah, mengganti naskah-naskah bahasa Arab dengan bahasa Roma, pengenalan pada kode hukum Barat, pakaian, kalender, serta Alfabet, dan mengganti seluruh huruf Arab dengan huruf Latin.

Di masa tuanya, dia menerbitkan banyak buku dan membuat jurnal sepanjang karier militernya. Jurnal harian Atatürk dan catatan militer selama periode Utsmaniyah diterbitkan sebagai satu koleksi. Koleksi lain mencakup periode antara 1923 dan 1937 dan mengindeks semua dokumen, catatan, memorandum, komunikasi (sebagai Presiden) di bawah beberapa volume, berjudul Atatürk'ün Bütün Eserleri ("Semua Pekerjaan Atatürk"). Hingga akhirnya ia meninggal di Istana Dolmabahçe, Istanbul, Turki, 10 November 1938 pada umur 57 tahun. Sempat menikah dengan Latife Ussaki, yang bertahan hanya dua tahun kemudian bercerai.

Baca juga: KPK Dalami Pengakuan M Taufik Soal Proses Pengadaan Tanah di Munjul
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Jika Paus Pemimpin Umat...
Jika Paus Pemimpin Umat Katolik, Lantas Siapa Pemimpin Umat Islam Seluruh Dunia?
Sejarah 100 Tahun Runtuhnya...
Sejarah 100 Tahun Runtuhnya Turki Utsmani Tahun 1924
Perjanjian Sykes-Picot,...
Perjanjian Sykes-Picot, Awal Mula Terpecahnya Negeri Kaum Muslim
6 Penyebab Keruntuhan...
6 Penyebab Keruntuhan Kekaisaran Turki Utsmani
Rekomendasi
Cuaca Kering Picu Kebakaran...
Cuaca Kering Picu Kebakaran Hutan Besar di Korea Selatan
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Malam Ini Puncak Hujan...
Malam Ini Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid, Bisa Dilihat di Indonesia?
Artikel Terkini
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Infografis
Jokowi Masuk 50 Tokoh...
Jokowi Masuk 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved