Hati-hati Sifat Setan Ini, Seringkali Kita Tiru
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
3.Sifat sombong
Jauh sebelum Nabi Adam alaihissalam diciptakan, iblis merupakan makhluk yang taat. Iblis merasa dirinya jauh lebih mulia dari Nabi Adam, sehingga merasa tak pantas untuk bersujud kepadanya. Karena hal itu Iblis dikeluarkan dari surga.
Allah Ta'ala berfirman:
وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡٓا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ اَبٰى وَاسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ الۡكٰفِرِيۡنَ
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah (sujud penghormatan dan pemuliaan) kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia enggan dan sombong Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 34).
Baca juga: Ismail Sabri Yaakob Jadi Perdana Menteri Malaysia Baru
4. Sifat Al-Waswasah (menggoda)
Maksud menggoda di sini yaitu adanya percakapan hati yang dibisikkan oleh setan. Bisikan yang dilakukan oleh setan tidak mencerminkan kebaikan dan manfaat.
Dalam surat Al-Ar'raf ayat 20, Allah Ta'ala berfirman :
فَوَسۡوَسَ لَهُمَا الشَّيۡطٰنُ لِيُبۡدِىَ لَهُمَا مَا وٗرِىَ عَنۡهُمَا مِنۡ سَوۡاٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهٰٮكُمَا رَبُّكُمَا عَنۡ هٰذِهِ الشَّجَرَةِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَا مَلَـكَيۡنِ اَوۡ تَكُوۡنَا مِنَ الۡخٰلِدِيۡنَ
“Kemudian syaitan membisikkan fikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup. Dan (syaitan) berkata, ”Tuhanmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal(dalam syurga)” (QS. Al-A’raf :20).
Dari ayat tersebut terlihat Iblis berusaha memperdaya Adam dan Hawa sehingga keduanya dikeluarkan dari surga. Sifat ini perlu dihindari karena perbuatan setan yang dibenci Allah.
Baca juga: Liga Prancis: Lionel Messi Berpeluang Lakoni Debut Saat Paris Saint-Germain Bentrok Brest
5. Sifat ingkar janji
Dalam Al-Qur'an Allah memberikan contoh sifat ingkar janji yang dilakukan oleh setan. Allah Ta'ala berfirman:
وَاِذۡ زَيَّنَ لَهُمُ الشَّيۡطٰنُ اَعۡمَالَهُمۡ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَـكُمُ الۡيَوۡمَ مِنَ النَّاسِ وَاِنِّىۡ جَارٌ لَّـكُمۡۚ فَلَمَّا تَرَآءَتِ الۡفِئَتٰنِ نَكَصَ عَلٰى عَقِبَيۡهِ وَقَالَ اِنِّىۡ بَرِىۡٓءٌ مِّنۡكُمۡ اِنِّىۡۤ اَرٰى مَا لَا تَرَوۡنَ اِنِّىۡۤ اَخَافُ اللّٰهَؕ وَاللّٰهُ شَدِيۡدُ الۡعِقَابِ
“Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan Sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu” (QS. Al-Anfal :48)
Jauh sebelum Nabi Adam alaihissalam diciptakan, iblis merupakan makhluk yang taat. Iblis merasa dirinya jauh lebih mulia dari Nabi Adam, sehingga merasa tak pantas untuk bersujud kepadanya. Karena hal itu Iblis dikeluarkan dari surga.
Allah Ta'ala berfirman:
وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡٓا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ اَبٰى وَاسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ الۡكٰفِرِيۡنَ
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah (sujud penghormatan dan pemuliaan) kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia enggan dan sombong Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 34).
Baca juga: Ismail Sabri Yaakob Jadi Perdana Menteri Malaysia Baru
4. Sifat Al-Waswasah (menggoda)
Maksud menggoda di sini yaitu adanya percakapan hati yang dibisikkan oleh setan. Bisikan yang dilakukan oleh setan tidak mencerminkan kebaikan dan manfaat.
Dalam surat Al-Ar'raf ayat 20, Allah Ta'ala berfirman :
فَوَسۡوَسَ لَهُمَا الشَّيۡطٰنُ لِيُبۡدِىَ لَهُمَا مَا وٗرِىَ عَنۡهُمَا مِنۡ سَوۡاٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهٰٮكُمَا رَبُّكُمَا عَنۡ هٰذِهِ الشَّجَرَةِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَا مَلَـكَيۡنِ اَوۡ تَكُوۡنَا مِنَ الۡخٰلِدِيۡنَ
“Kemudian syaitan membisikkan fikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup. Dan (syaitan) berkata, ”Tuhanmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal(dalam syurga)” (QS. Al-A’raf :20).
Dari ayat tersebut terlihat Iblis berusaha memperdaya Adam dan Hawa sehingga keduanya dikeluarkan dari surga. Sifat ini perlu dihindari karena perbuatan setan yang dibenci Allah.
Baca juga: Liga Prancis: Lionel Messi Berpeluang Lakoni Debut Saat Paris Saint-Germain Bentrok Brest
5. Sifat ingkar janji
Dalam Al-Qur'an Allah memberikan contoh sifat ingkar janji yang dilakukan oleh setan. Allah Ta'ala berfirman:
وَاِذۡ زَيَّنَ لَهُمُ الشَّيۡطٰنُ اَعۡمَالَهُمۡ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَـكُمُ الۡيَوۡمَ مِنَ النَّاسِ وَاِنِّىۡ جَارٌ لَّـكُمۡۚ فَلَمَّا تَرَآءَتِ الۡفِئَتٰنِ نَكَصَ عَلٰى عَقِبَيۡهِ وَقَالَ اِنِّىۡ بَرِىۡٓءٌ مِّنۡكُمۡ اِنِّىۡۤ اَرٰى مَا لَا تَرَوۡنَ اِنِّىۡۤ اَخَافُ اللّٰهَؕ وَاللّٰهُ شَدِيۡدُ الۡعِقَابِ
“Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan Sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu” (QS. Al-Anfal :48)
Lihat Juga :