Rencana Allah Ta'ala Pasti yang Terbaik
Kamis, 26 Agustus 2021 - 19:21 WIB
loading...
ilustrasi. Foto istimewa
A
A
A
Kita hanya bisa berencana, tapi Allah Ta'ala-lah yang menentukan. Maka janganlah terlalu berharap kepada rencana kita, tetapi berharaplah yang terbaik di sisi-Nya.
Baca juga: 7 Cara Ideal Hubungan Suami Istri Menurut Syariat
Menurut pengasuh Radio Rodja, Ustadz Yahya Badrusalam, seorang muslim saat hidup di dunia, hanya diperintahkan Allah untuk memperbanyak amal shaleh . Perbanyak amal kebaikan, karena manusia hanya bisa merencanakan, Allah Ta'ala Yang Maha Berkehendak.
Menurut Ustadz Yahya, karena sesungguhnya itulah perbekalan menuju kehidupan akhirat kita. Tidak ada perbekalan yang terbaik dalam kehidupan dunia dari amalan shaleh dan ketakwaan kita kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Kita masuk surga bukan karena banyaknya ilmu kita, akan tetapi kita masuk surga karena amalan shaleh kita.
Baca juga: Ibu, Penghantar Sukses Dunia Akhirat Bagi Anak
Allah Ta’ala berfirman:
ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
“Masuklah kalian ke dalam surga disebabkan oleh amalan-amalan kalian.” (QS. An-Nahl : 32)
Baca juga: Mukernas Ditutup, MUI Rekomendasikan Pemerintah Revisi UU KPK
Walaupun tentunya amal tanpa ilmu pun tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya amalan shaleh adalah perbekalan terbaik yang kita bawa menuju kuburan. Karena seseorang di alam kubur, keselamatannya adalah ditentukan oleh amal shalehnya. Amal berupa keimanan dan ketakwaannya, amal berupa amalan anggota badannya ataupun lisannya, dan yang terpenting adalah hatinya.
Jadi, setiap muslim harus menyadari dan meyakini, Allah Ta'ala lah yang punya rencana. Akan tetapi, sehebat apa pun kita merencanakan sesuatu, yakinlah rencana Allah tetap yang terbaik.
Baca juga: Ini Dia Deretan Harta Karun Afghanistan Bisa Bikin Taliban Sekaya Arab
Ibnu Qayyim mengatakan, ketika Allah memberi cobaan kepada muslimin, itu tidak dimaksudkan untuk menghancurkan. Saat Dia menghapus sesuatu yang menjadi milikmu, itu hanya mengosongkan tangan untuk menerima suatu pemberian yang lebih besar. Muslimin hanya wajib beramal shaleh.
Baca juga: 7 Cara Ideal Hubungan Suami Istri Menurut Syariat
Menurut pengasuh Radio Rodja, Ustadz Yahya Badrusalam, seorang muslim saat hidup di dunia, hanya diperintahkan Allah untuk memperbanyak amal shaleh . Perbanyak amal kebaikan, karena manusia hanya bisa merencanakan, Allah Ta'ala Yang Maha Berkehendak.
Menurut Ustadz Yahya, karena sesungguhnya itulah perbekalan menuju kehidupan akhirat kita. Tidak ada perbekalan yang terbaik dalam kehidupan dunia dari amalan shaleh dan ketakwaan kita kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Kita masuk surga bukan karena banyaknya ilmu kita, akan tetapi kita masuk surga karena amalan shaleh kita.
Baca juga: Ibu, Penghantar Sukses Dunia Akhirat Bagi Anak
Allah Ta’ala berfirman:
ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
“Masuklah kalian ke dalam surga disebabkan oleh amalan-amalan kalian.” (QS. An-Nahl : 32)
Baca juga: Mukernas Ditutup, MUI Rekomendasikan Pemerintah Revisi UU KPK
Walaupun tentunya amal tanpa ilmu pun tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya amalan shaleh adalah perbekalan terbaik yang kita bawa menuju kuburan. Karena seseorang di alam kubur, keselamatannya adalah ditentukan oleh amal shalehnya. Amal berupa keimanan dan ketakwaannya, amal berupa amalan anggota badannya ataupun lisannya, dan yang terpenting adalah hatinya.
Jadi, setiap muslim harus menyadari dan meyakini, Allah Ta'ala lah yang punya rencana. Akan tetapi, sehebat apa pun kita merencanakan sesuatu, yakinlah rencana Allah tetap yang terbaik.
Baca juga: Ini Dia Deretan Harta Karun Afghanistan Bisa Bikin Taliban Sekaya Arab
Ibnu Qayyim mengatakan, ketika Allah memberi cobaan kepada muslimin, itu tidak dimaksudkan untuk menghancurkan. Saat Dia menghapus sesuatu yang menjadi milikmu, itu hanya mengosongkan tangan untuk menerima suatu pemberian yang lebih besar. Muslimin hanya wajib beramal shaleh.