Pentingnya Menangisi dan Mengingat Dosa
Senin, 30 Agustus 2021 - 07:34 WIB
loading...
Menangis dan mengingat dosa sangat penting dilakukan, agar kita segera bertaubat. Foto istimewa
A
A
A
Setiap orang pasti memiliki dan pernah berbuat dosa . Mungkinkah dari kita ada yang merasa tidak memiliki dosa? Atau merasa dosa kita hanya sedikit? Setiap orang tidak ada yang bisa mengetahui lebih banyak mana antara dosa dan pahala yang dimilikinya.
Baca juga: Waspadai Bahaya Futur, Itu Pertanda Lemahnya Iman
"Boleh jadi ibadah kita selama ini tidak pernah diterima oleh Allah Ta’ala, dan justru kita semakin hari hanya semakin menumpuk dosa-dosa yang kelak akan menjerumuskan kita kedalam neraka, naudzubillahi min dzalik,"ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahuid Bandung KH Abdullah Gymnastiar dalam salah satu tausiyahnya, baru-baru ini.
Menurut dai yang populer disapa Aa Gym ini, ada satu pertanyan yang harus sering kita pertanyakan kepada diri kita masing-masing, “Kapan terakhir kali air mata kita berlinang karena mengingat dosa-dosa yang telah kita perbuat selama ini?”.
Baca juga: Mendidik Anak Perempuan Dalam Islam: Mahalkan, Jangan Dimurahkan
Kalau ada di antara kita yang merasa sangat jarang menangisi dosa-dosa yang pernah diperbuat atau bahkan belum pernah menangisi dosa-dosanya, itulah masalah besar dan terberat dalam kehidupan seseorang. Karena tanpa ampunan dan rahmat Allah sesungguhnya kita tidak akan bisa selamat dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ اَنْ تَمُوْتَ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ كِتٰبًا مُّؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُّرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهٖ مِنْهَاۚ وَمَنْ يُّرِدْ ثَوَابَ الْاٰخِرَةِ نُؤْتِهٖ مِنْهَا ۗ وَسَنَجْزِى الشّٰكِرِيْنَ
“Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imran: 145)
Baca juga: KPK Gelar OTT di Probolinggo?
Baca juga: Waspadai Bahaya Futur, Itu Pertanda Lemahnya Iman
"Boleh jadi ibadah kita selama ini tidak pernah diterima oleh Allah Ta’ala, dan justru kita semakin hari hanya semakin menumpuk dosa-dosa yang kelak akan menjerumuskan kita kedalam neraka, naudzubillahi min dzalik,"ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahuid Bandung KH Abdullah Gymnastiar dalam salah satu tausiyahnya, baru-baru ini.
Menurut dai yang populer disapa Aa Gym ini, ada satu pertanyan yang harus sering kita pertanyakan kepada diri kita masing-masing, “Kapan terakhir kali air mata kita berlinang karena mengingat dosa-dosa yang telah kita perbuat selama ini?”.
Baca juga: Mendidik Anak Perempuan Dalam Islam: Mahalkan, Jangan Dimurahkan
Kalau ada di antara kita yang merasa sangat jarang menangisi dosa-dosa yang pernah diperbuat atau bahkan belum pernah menangisi dosa-dosanya, itulah masalah besar dan terberat dalam kehidupan seseorang. Karena tanpa ampunan dan rahmat Allah sesungguhnya kita tidak akan bisa selamat dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ اَنْ تَمُوْتَ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ كِتٰبًا مُّؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُّرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهٖ مِنْهَاۚ وَمَنْ يُّرِدْ ثَوَابَ الْاٰخِرَةِ نُؤْتِهٖ مِنْهَا ۗ وَسَنَجْزِى الشّٰكِرِيْنَ
“Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imran: 145)
Baca juga: KPK Gelar OTT di Probolinggo?
Lihat Juga :