Rasulullah yang Gali Kubur Si Miskin Dzil Bijadain
Senin, 13 April 2020 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Kejadian ini disampaikan kepada Abu Bakar Rhadiyallahu ‘anhu. Kemudian Abu Bakar mendatangi wanita itu dan berkata, ‘Wahai Fulanah, telah sampai kepadaku berita bahwa Abdullah meminangmu, maka terimalah pinangannya. Sesungguhnya ia seorang pemuda yang terpandang di kalangan kaumnya, dia pandai membaca al Qur’an dan mempunyai pengetahuan agama yang luas.’
Umar Rhadiyallahu ‘anhu juga datang ke rumah wanita Anshar itu dan menyampaikan hal serupa. Berita ini pun akhirnya sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Adalah Abdullah, apabila matahari telah terbit ia biasa mengerjakan shalat sunnah sesuai dengan kemampuannya. Kemudian menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, mengucapkan salam kepada beliau kemudian pergi.
Pada suatu hari, setelah Abdullah shalat kemudian menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu Nabi bertanya, “Wahai Abdullah bukankah telah sampai kepadaku berita bahwa engkau menyebut Fulanah?”
Abdullah menjawab, “Ya.”
Nabi bersabda, “Aku telah menikahkanmu dengannya.”
Mendengar sabda Nabi demikian itu, Abdullah kemudian mendatangi para sahabatnya dan berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah menikahkan aku dengan wanita Anshar itu.”
Maka isteri-isteri orang Anshar pergi menuju rumah wanita itu untuk mengucapkan selamat dan mempersiapkan acara walimah. Mereka menjahit burdah, membuat bantal dari kulit, memasak makanan dan lain-lain untuk walimah pada malam hari.
Adapun Abdullah, ia bangun untuk mengerjakan shalat, dia tidak menemui wanita Anshar itu dan tidak mendekatinya, sehingga Bilal mengumandangkan adzan Shubuh.
Selesai adzan, para isteri sahabat pulang ke rumah masing-masing, mereka berkata, “Demi Allah, Abdullah tidak membutuhkan sesuatu pun, dia tidak mendatangi isterinya juga tidak mendekatinya.”
Umar Rhadiyallahu ‘anhu juga datang ke rumah wanita Anshar itu dan menyampaikan hal serupa. Berita ini pun akhirnya sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Adalah Abdullah, apabila matahari telah terbit ia biasa mengerjakan shalat sunnah sesuai dengan kemampuannya. Kemudian menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, mengucapkan salam kepada beliau kemudian pergi.
Pada suatu hari, setelah Abdullah shalat kemudian menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu Nabi bertanya, “Wahai Abdullah bukankah telah sampai kepadaku berita bahwa engkau menyebut Fulanah?”
Abdullah menjawab, “Ya.”
Nabi bersabda, “Aku telah menikahkanmu dengannya.”
Mendengar sabda Nabi demikian itu, Abdullah kemudian mendatangi para sahabatnya dan berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah menikahkan aku dengan wanita Anshar itu.”
Maka isteri-isteri orang Anshar pergi menuju rumah wanita itu untuk mengucapkan selamat dan mempersiapkan acara walimah. Mereka menjahit burdah, membuat bantal dari kulit, memasak makanan dan lain-lain untuk walimah pada malam hari.
Adapun Abdullah, ia bangun untuk mengerjakan shalat, dia tidak menemui wanita Anshar itu dan tidak mendekatinya, sehingga Bilal mengumandangkan adzan Shubuh.
Selesai adzan, para isteri sahabat pulang ke rumah masing-masing, mereka berkata, “Demi Allah, Abdullah tidak membutuhkan sesuatu pun, dia tidak mendatangi isterinya juga tidak mendekatinya.”
Lihat Juga :