Zina Adalah Dosa Besar, Inilah Bahaya dan Kewajiban Menjauhinya
Minggu, 12 September 2021 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
إِنَّ اللّٰـهَ كَـتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنَ الزِّنَا ، أَدْرَكَ ذَلِكَ لَا مَـحَالَـةَ: فَزِنَا الْعَيـْنِ: النَّظَرُ ، وَزِنَا اللّـِسَانِ: الْـمَنْطِـقُ ، وَالنَّـفْسُ تَـمَنَّى وَتَشْتَهِيْ ، وَالْفَـرْجُ يُصَدِّقُ ذلِكَ كُلَّـهُ وَيُـكَذِّبُـهُ.
“Allah telah menulis atas anak Adam bagiannya dari zina, maka pasti dia menemuinya: Zina kedua matanya adalah memandang, zina lisannya adalah perkataan, zina hatinya adalah berharap dan berangan-angan. Dan itu semua dibenarkan dan didustakan oleh kemaluannya.” (Shahih, HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, dan lainnya).
Baca juga: Surat al-'Ashr : Bacaan, Arti, dan Penjelasan Tentang Pentingnya Waktu
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya : “Telah ditentukan atas anak Adam (manusia) bagian zinanya yang tidak dapat dihindarinya. Yakni bahwasanya manusia pasti melakukan zina yang tidak mungkin dapat dihindarinya, kecuali orang-orang yang Allah jaga darinya."
Dalam kitab Syarh Shahîh Muslim, karya Imam an-Nawawi dan Syarh Riyadhush-Shalihîn , karya Syaikh al-‘Utsaimin, Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam menyebutkan contoh-contohnya, yakni sebagai berikut:
▪️ Zina mata adalah memandang, yaitu bahwasanya seseorang jika melihat atau memandang wanita yang bukan mahramnya, maka ini termasuk zina mata, apalagi menonton tayangan wanita yang terbuka auratnya, atau film porno, atau melihat majalah porno, dan yang lainnya.
▪️ Zina telinga adalah mendengar, yaitu seseorang mendengar suara wanita dan menikmatinya, maka ini adalah zina telinga.
▪️ Zina lisan yaitu dengan membicarakan sesuatu yang diharamkan Allah Azza wa Jalla.
▪️ Zina tangan, zinanya adalah memegang, yaitu perbuatan dengan tangan seperti menyentuh wanita yang bukan mahramnya (bersalaman) atau menciumnya dan yang semisalnya.
▪️ Zina kaki adalah melangkah, yaitu seseorang berjalan ke tempat-tempat maksiat (tempat pelacuran), atau mendengar suara wanita kemudian dia berjalan ke arahnya, atau melihat wanita kemudian dia berjalan ke arahnya, maka ini adalah zina kaki.
“Allah telah menulis atas anak Adam bagiannya dari zina, maka pasti dia menemuinya: Zina kedua matanya adalah memandang, zina lisannya adalah perkataan, zina hatinya adalah berharap dan berangan-angan. Dan itu semua dibenarkan dan didustakan oleh kemaluannya.” (Shahih, HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, dan lainnya).
Baca juga: Surat al-'Ashr : Bacaan, Arti, dan Penjelasan Tentang Pentingnya Waktu
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya : “Telah ditentukan atas anak Adam (manusia) bagian zinanya yang tidak dapat dihindarinya. Yakni bahwasanya manusia pasti melakukan zina yang tidak mungkin dapat dihindarinya, kecuali orang-orang yang Allah jaga darinya."
Dalam kitab Syarh Shahîh Muslim, karya Imam an-Nawawi dan Syarh Riyadhush-Shalihîn , karya Syaikh al-‘Utsaimin, Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam menyebutkan contoh-contohnya, yakni sebagai berikut:
▪️ Zina mata adalah memandang, yaitu bahwasanya seseorang jika melihat atau memandang wanita yang bukan mahramnya, maka ini termasuk zina mata, apalagi menonton tayangan wanita yang terbuka auratnya, atau film porno, atau melihat majalah porno, dan yang lainnya.
▪️ Zina telinga adalah mendengar, yaitu seseorang mendengar suara wanita dan menikmatinya, maka ini adalah zina telinga.
▪️ Zina lisan yaitu dengan membicarakan sesuatu yang diharamkan Allah Azza wa Jalla.
▪️ Zina tangan, zinanya adalah memegang, yaitu perbuatan dengan tangan seperti menyentuh wanita yang bukan mahramnya (bersalaman) atau menciumnya dan yang semisalnya.
▪️ Zina kaki adalah melangkah, yaitu seseorang berjalan ke tempat-tempat maksiat (tempat pelacuran), atau mendengar suara wanita kemudian dia berjalan ke arahnya, atau melihat wanita kemudian dia berjalan ke arahnya, maka ini adalah zina kaki.
Lihat Juga :