Abu Nawas Menciumi Ayam Panggang, Jebakan Baginda Gagal Lagi
Senin, 01 Juni 2020 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Sepuluh menit lamanya, Abu Nawas hanya membolak-balikkan ayam panggang itu. Kemudian Abu Nawas mulai mendekatkan ayam panggang itu tepat di indera penciumannya.
Para hadirin yang datang atas undangan raja mulai bingung dan tidak mengerti apa yang dilakukan Abu Nawas. Kemudian terlihat Abu Nawas mencium bagian pantat ayam bakar yang kelihatan sangat lezat itu.
Baca juga: Abu Nawas dan Enam Ekor Lembu Berjenggot yang Pandai Bicara
"Jika saya harus memotong paha ayam ini, maka Baginda akan memotong pahaku. Jika saya harus memotong dada ayam ini, maka Baginda akan memotong dadaku. Jika saya harus memakan dan memotong kepala ayam ini, Baginda akan memotong kepalaku. Tetapi coba lihat, yang saya lakukan adalah mencium pantat ayam ini," ujar Abu Nawas seperti berbicara pada dirinya sendiri.
Baca juga: Abu Nawas Memang Debitur yang Cerdik, Tuan Tanah Kena Tipu
"Apa maksudmu, wahai Abu Nawas," tanya Baginda Raja.
"Maksud saya adalah kalau saya melakukan demikian maka Baginda juga akan membalasnya demikian, layaknya ayam ini. Nah, saya hanya mencium pantat ayam panggang ini saja, maka Baginda juga harus mencium ..," jelas Abu Nawas.
Baca Juga: Baginda Percaya Nggak Percaya, Abu Nawas Bisa ke Bulan
Sontak saja penjelasan Abu Nawas itu membuat para pejabat yang hadir menahan tawa, tetapi ragu-ragu karena takut dihukum raja. Sementara itu, raja yang mendengar ucapan Abu Nawas mulai memerah mukanya karena malu untuk kesekian kalinya. Untuk menutupi rasa malunya itu, Raja mengusir Abu Nawas dari Istana. "Wahai Abu Nawas, cepat pulanglah, jangan sampai aku berubah pikiran," kata raja sembari menyuruh Abu Nawas membawa pergi ayam panggang yang lezat itu. (Baca juga: Cara Aneh Abu Nawas Memasak, Baginda Jadi Kelaparan)
Para hadirin yang datang atas undangan raja mulai bingung dan tidak mengerti apa yang dilakukan Abu Nawas. Kemudian terlihat Abu Nawas mencium bagian pantat ayam bakar yang kelihatan sangat lezat itu.
Baca juga: Abu Nawas dan Enam Ekor Lembu Berjenggot yang Pandai Bicara
"Jika saya harus memotong paha ayam ini, maka Baginda akan memotong pahaku. Jika saya harus memotong dada ayam ini, maka Baginda akan memotong dadaku. Jika saya harus memakan dan memotong kepala ayam ini, Baginda akan memotong kepalaku. Tetapi coba lihat, yang saya lakukan adalah mencium pantat ayam ini," ujar Abu Nawas seperti berbicara pada dirinya sendiri.
Baca juga: Abu Nawas Memang Debitur yang Cerdik, Tuan Tanah Kena Tipu
"Apa maksudmu, wahai Abu Nawas," tanya Baginda Raja.
"Maksud saya adalah kalau saya melakukan demikian maka Baginda juga akan membalasnya demikian, layaknya ayam ini. Nah, saya hanya mencium pantat ayam panggang ini saja, maka Baginda juga harus mencium ..," jelas Abu Nawas.
Baca Juga: Baginda Percaya Nggak Percaya, Abu Nawas Bisa ke Bulan
Sontak saja penjelasan Abu Nawas itu membuat para pejabat yang hadir menahan tawa, tetapi ragu-ragu karena takut dihukum raja. Sementara itu, raja yang mendengar ucapan Abu Nawas mulai memerah mukanya karena malu untuk kesekian kalinya. Untuk menutupi rasa malunya itu, Raja mengusir Abu Nawas dari Istana. "Wahai Abu Nawas, cepat pulanglah, jangan sampai aku berubah pikiran," kata raja sembari menyuruh Abu Nawas membawa pergi ayam panggang yang lezat itu. (Baca juga: Cara Aneh Abu Nawas Memasak, Baginda Jadi Kelaparan)
(mhy)
Lihat Juga :