Kisah Ibrahim bin Adham Didatangi Nabi Khidir Saat Duduk di Singgasana
Kamis, 30 September 2021 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Tiba-tiba seorang pria dengan wajah yang penuh kekaguman memasuki aula, begitu mengherankan untuk dilihat sehingga tidak ada rombongan dan pelayan kerajaan yang sempat untuk menanyakan namanya; lidah semua orang tercekat sampai ke tenggorokan mereka. Dia jalan ke depan dengan keanggunan sampai dia berdiri di depan singgasana.
“Apa yang engkau inginkan?” tanya Ibrahim.
“Aku baru saja tiba di karvansaray (bahasa Persia, artinya adalah: penginapan untuk para musafir atau pedagang) ini,” kata orang itu.
“Ini bukan karvansaray. Ini istanaku. Engkau gila!” seru Ibrahim.
“Siapa yang memiliki istana ini sebelum engkau?” tanya orang itu.
“Ayahku,” jawab Ibrahim.
“Dan sebelum dia?”
“Kakekku.”
“Dan sebelum dia?”
“Si fulan dan si fulan dan seterusnya.”
“Apa yang engkau inginkan?” tanya Ibrahim.
“Aku baru saja tiba di karvansaray (bahasa Persia, artinya adalah: penginapan untuk para musafir atau pedagang) ini,” kata orang itu.
“Ini bukan karvansaray. Ini istanaku. Engkau gila!” seru Ibrahim.
“Siapa yang memiliki istana ini sebelum engkau?” tanya orang itu.
“Ayahku,” jawab Ibrahim.
“Dan sebelum dia?”
“Kakekku.”
“Dan sebelum dia?”
“Si fulan dan si fulan dan seterusnya.”
Lihat Juga :