Berharap Hadiah Pahala dari Anak
Selasa, 05 Oktober 2021 - 06:43 WIB
loading...
Pahala dari anak yang shaleh akan terus mengalir saat orang tuanya sudah di alam barzakh kelak. Foto istimewa
A
A
A
Anak dapat memberikan hadiah pahala bagi kedua orang tuanya, bahkan, pahala dari anak shaleh akan terus mengalir saat sudah di alam barzakh kelak. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan, bahwa salah satu pintu pahala jariyah adalah melalui anak yang shaleh.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة،إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له.
“Jika seorang wafat, seluruh amalannya terputus kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)
Baca juga: 7 Wasiat Abah Guru Sekumpul Mendidik Anak Saleh
Hadis tersebut menunjukkan bahwa orang tua bukan hanya mendapatkan keberkahan dari doa anak yang shaleh. Namun juga setiap amal ibadah yang dikerjakan anak, orang tua akan dapat pahalanya.
Ustadz Ahmad Anshori, Lc, pengajar di PP Hamalatul Quran DIY menjelaskan, memiliki anak shaleh bahagianya tak hanya di dunia, namun juga di akhirat. Anak shaleh menjadi penyejuk hati saat di dunia dan jalur pahala jariyah yang terus mengalir saat sudah di akhirat.
Dalilnya adalah berikut ini:
1. Allah Ta’ala mengabarkan bahwa pahala akhirat didapatkan dari usaha amal kita di dunia.
أُولَٰئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِّمَّا كَسَبُوا ۚ وَاللهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ
"Mereka itulah yang memperoleh ganjaran dari apa yang telah mereka usahakan, dan Allah Maha Cepat perhitungan-Nya. (QS. Al-Baqarah: 202)
Sementara anak adalah bagian dari usaha orang tua. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إن أطيب ما أكلتم من كسبكم وإن أولادكم من كسبكم
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة،إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له.
“Jika seorang wafat, seluruh amalannya terputus kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)
Baca juga: 7 Wasiat Abah Guru Sekumpul Mendidik Anak Saleh
Hadis tersebut menunjukkan bahwa orang tua bukan hanya mendapatkan keberkahan dari doa anak yang shaleh. Namun juga setiap amal ibadah yang dikerjakan anak, orang tua akan dapat pahalanya.
Ustadz Ahmad Anshori, Lc, pengajar di PP Hamalatul Quran DIY menjelaskan, memiliki anak shaleh bahagianya tak hanya di dunia, namun juga di akhirat. Anak shaleh menjadi penyejuk hati saat di dunia dan jalur pahala jariyah yang terus mengalir saat sudah di akhirat.
Dalilnya adalah berikut ini:
1. Allah Ta’ala mengabarkan bahwa pahala akhirat didapatkan dari usaha amal kita di dunia.
أُولَٰئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِّمَّا كَسَبُوا ۚ وَاللهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ
"Mereka itulah yang memperoleh ganjaran dari apa yang telah mereka usahakan, dan Allah Maha Cepat perhitungan-Nya. (QS. Al-Baqarah: 202)
Sementara anak adalah bagian dari usaha orang tua. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إن أطيب ما أكلتم من كسبكم وإن أولادكم من كسبكم
Lihat Juga :