Ummu Salamah : Periwayat Hadis Terbanyak dan Pencetus Seruan Jihad bagi Perempuan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Pencetus Seruan Jihad Bagi Perempuan
Sebagai sosok perempuan yang banyak meriwayatkan hadis, tak jarang banyak yang mengambil riwayat darinya. Sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam al-Ishabah fi Tamyiz al-Shabahah. Terdapat nama-nama yang mengambil riwayat dari Ummu Salamah seperti dua anaknya yaitu Umar dan Zainab. Kemudian Ibn Abbas, Aisyah, Abu Saad al-Khudri, Amir ibn Umayyah, Mus’ab ibn Abdullah ibn Abi Umayyah, Abdullah ibn Rafi’, Safinah, Abu Wail, Nafi’Maula ibn Umar, dan para sahabat lainnya.
Ummu Salamah juga dikenal sebagai seorang perempuan yang cerdas dan matang dalam memahami berbagai permasalahan yang terjadi pada waktu itu. Ia juga mampu mengambil sebuah keputusan yang tepat ketika terjadi sebuah permasalahan.
Dalam beberapa riwayat, Ummu Salamah juga yang menjadi penyebab turunnya beberapa ayat Al-Qur'an. Misalnya ketika beliau berkata kepada sebagian perempuan, “Semoga Allah Ta'ala juga mewajibkan pada kita kaum perempuan jihad sebagaimana telah diwajibkan bagi para pria. Sehingga kita juga mempunyai kesempatan untuk mendapat pahala seperti yang mereka dapatkan.”
Adanya keinginan kaum perempuan untuk berjihad, langsung dijawab oleh Allah Ta'ala dengan menurunkan ayat 32 surah An-Nisa’. Begitu juga dengan ayat 195 surah Ali Imran yang menjawab kegelisahan Ummu Salamah.
Di mana suatu ketika Ummu Salamah berkata pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, berkaitan dengan hijrah, kami belum mendengar Allah menyebutkan sedikit pun tentang perempuan.” Akhirnya, Allah Ta'ala pun menurunkan surah Ali Imran ayat 195.
Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani, Ummu Salamah wafat pada tahun 61 H. Namun, para ulama berbeda pendapat terkait dengan umur dan tahun wafatnya. Ada yang mengatakan tahun 61 H, ada juga yang mengatakan tahun 59 H. Ada yang mengatakan beliau wafat di usia 81 tahun, versi lainnya pada usia 61 tahun.
Baca juga: Tips Agar Keimanan Terus bertambah
Wallahu A'lam
Sebagai sosok perempuan yang banyak meriwayatkan hadis, tak jarang banyak yang mengambil riwayat darinya. Sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam al-Ishabah fi Tamyiz al-Shabahah. Terdapat nama-nama yang mengambil riwayat dari Ummu Salamah seperti dua anaknya yaitu Umar dan Zainab. Kemudian Ibn Abbas, Aisyah, Abu Saad al-Khudri, Amir ibn Umayyah, Mus’ab ibn Abdullah ibn Abi Umayyah, Abdullah ibn Rafi’, Safinah, Abu Wail, Nafi’Maula ibn Umar, dan para sahabat lainnya.
Ummu Salamah juga dikenal sebagai seorang perempuan yang cerdas dan matang dalam memahami berbagai permasalahan yang terjadi pada waktu itu. Ia juga mampu mengambil sebuah keputusan yang tepat ketika terjadi sebuah permasalahan.
Dalam beberapa riwayat, Ummu Salamah juga yang menjadi penyebab turunnya beberapa ayat Al-Qur'an. Misalnya ketika beliau berkata kepada sebagian perempuan, “Semoga Allah Ta'ala juga mewajibkan pada kita kaum perempuan jihad sebagaimana telah diwajibkan bagi para pria. Sehingga kita juga mempunyai kesempatan untuk mendapat pahala seperti yang mereka dapatkan.”
Adanya keinginan kaum perempuan untuk berjihad, langsung dijawab oleh Allah Ta'ala dengan menurunkan ayat 32 surah An-Nisa’. Begitu juga dengan ayat 195 surah Ali Imran yang menjawab kegelisahan Ummu Salamah.
Di mana suatu ketika Ummu Salamah berkata pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, berkaitan dengan hijrah, kami belum mendengar Allah menyebutkan sedikit pun tentang perempuan.” Akhirnya, Allah Ta'ala pun menurunkan surah Ali Imran ayat 195.
Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani, Ummu Salamah wafat pada tahun 61 H. Namun, para ulama berbeda pendapat terkait dengan umur dan tahun wafatnya. Ada yang mengatakan tahun 61 H, ada juga yang mengatakan tahun 59 H. Ada yang mengatakan beliau wafat di usia 81 tahun, versi lainnya pada usia 61 tahun.
Baca juga: Tips Agar Keimanan Terus bertambah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :