Bolehkah Mendidik Anak dengan Kekerasan? Bagaimana Cara Terbaik dan Apa Dalilnya?

Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:31 WIB
loading...
Bolehkah Mendidik Anak...
Mendidikan anak dengan kekerasan tidak dibolehkan dalam Islam, namun bila si anak melakukan kesalahan orang tua berhak menghukumnya dengan batasan-batasan tertentu. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
Mendidik anak dengan kekerasan tidaklah dianjurkan, demikian pendapat ulama berdasarkan dalil-dalil syar’i, baik Al-Qur'an ataupun As-Sunnah. Namun, bila si anak melakukan kesalahan, orang tua memiliki hak untuk menghukum anak tersebut, tetapi dengan batasan-batasan tertentu.

Contoh terbaik dan tauladan bagi umat Islam adalah pribadi Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Cara Nabi Muhammad mendidik anak patut ditiru. Beliau sangat penyayang, bahkan tidak pernah memukul istri ataupun anaknya. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan pukulan keras hanya ketika berperang membela agama Allah Ta’ala.

Baca juga: Mendidik Anak Lelaki yang Menghargai Perempuan

Namun demikian, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa tidak apa-apa memukul anak jika untuk mengingatkan beribadah. Tapi tetap tidak boleh memukul yang berlebihan.

“Perintahkanlah anakmu shalat pada usia tujuh tahun dan pukullah dia karena (meninggalkan)nya pada usia 10 tahun dan pisahkan tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud)

Dalil-dalil yang melarang tindakan kekerasan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Larangan memukul pada wajah

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian memukul saudaranya maka hendaknya dia menghindari memukul wajah.” (HR. Muslim).

2. Menahan marah sebagai tanda seorang mukmin yang taat

“Bukanlah orang yang kuat itu diukur dengan kuatnya dia melawan, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Doa Agar Jin Tidak Bisa Melihat Aurat Kita Lengkap dengan Lafadz, Latin dan Artinya

3. Tidak menyiksa sesama manusia (kecuali sesuai hukum Islam)

Dari Abu Mas’ud al-Badri, dia berkata, “(Suatu hari) aku memukul budakku (yang masih kecil) dengan cemeti, maka aku mendengar suara (teguran) dari belakangku, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!’ Akan tetapi, aku tidak mengenali suara tersebut kerena kemarahan (yang sangat).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Menganiaya Diri...
Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!
Inilah Nama Nabi dan...
Inilah Nama Nabi dan Rasul yang Tercantum dalam Al Quran
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Berapa Jumlah Nabi dan...
Berapa Jumlah Nabi dan Rasul? Begini Penjelasannya Menurut Hadis
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Panduan Fashion Muslimah...
Panduan Fashion Muslimah Berdasarkan Al Quran dan Hadis
Rekomendasi
6 Lubang Terdalam di...
6 Lubang Terdalam di Dunia yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Infografis
Aman dan Sederhana,...
Aman dan Sederhana, ini Cara Turunkan Kolesterol dengan Kurma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved