Jalaluddin Rumi Bicara tentang Kebaikan Ali bin Abu Thalib kepada Pembunuhnya

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 18:37 WIB
loading...
Jalaluddin Rumi Bicara...
Ali bin Abu Thalib tidak memeliha kebencian dan dendam kepada pembunuhnya. (Ilustrasi : mhy)
A A A
Jalaluddin Rumi bertutur tentang kebaikan Ali bin Abu Thalib kepada pembunuhnya. Tidak ada kemarahan, tidak ada penyesalan, tidak ada dendam. “Aku melihat musuhku siang dan malam tapi aku tidak memelihara kebencian, atau pun merasa dendam," kata Ali bin Abu Thalib.

Baca juga: Jalaluddin Rumi: Ketika Musuh Meludahi Wajah Ali bin Abu Thalib

Berikut penuturan Jalaluddin Rumi dalam kitabnya berjudul Masnavi:

Renungkanlah tentang Ali dan pembunuhnya yang keji, kebaikan yang dia tunjukkan kepada bawahannya:

Dia berkata, “Aku melihat musuhku siang dan malam tapi aku tidak memelihara kebencian, atau pun merasa dendam. Karena, seperti manna, kematian bagiku rasanya manis karena bagaimanapun Kebangkitan itulah yang pasti akan aku temui.”

Kematian abadi ini kini sah bagi kita, bagaimanapun, kurangnya bekal memberi asupan bagi kita: meskipun mungkin terlihat seperti kematian di luar, ada kehidupan di mana kita akan hidup di dalamnya, sebagaimana kelahiran bagi janin tampak seperti kematian juga, meskipun di dunia mereka kemudian terlahir baru.

Karena aku sangat merindukan kematian “Janganlah engkau menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” bicaralah kepadaku: Kita semua tahu bahwa buah yang manis terlarang, dan kita mengindahkannya, tetapi untuk melarang buah pahit tidak diperlukan.

Buah beri dengan kulit dan isinya yang asam yang engkau lihat ini terlarang karena keasaman dan ketidakjujuran. Buah kematian meskipun rasanya manis setelah dikupas – bagiku “Bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup” telah terungkap!

Bunuhlah aku, sahabat-sahabatku yang terpercaya! Aku akan terus hidup: hidup yang kekal menunggu setelah aku pergi; Ada kehidupan dalam kematianku, jadi harap dipahami, berapa lama aku harus tetap diasingkan di negeri ini!

Jika aku tidak berada di pengasingan di sini hari ini, “Kepada-Nyalah kami kembali” mengapa Dia berkata?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sahabat Nabi Berbuka...
Kisah Sahabat Nabi Berbuka Puasa : Keisengan Biji Kurma Ali bin Abi Thalib
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
Rahasia Rezeki Menurut...
Rahasia Rezeki Menurut Ali bin Abi Thalib
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
Rekomendasi
Kisah Al Zahrawi, Sosok...
Kisah Al Zahrawi, Sosok Ilmuwan Muslim Berjuluk Bapak Bedah Modern
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved