Kaisar Napoleon Berjuluk Ali Bonaparte karena Biayai Acara Maulid Nabi di Mesir

Senin, 25 Oktober 2021 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Status Mesir
Mesir telah menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman sejak tahun 1517, tetapi pada tahun 1798 tidak lagi di bawah kendali Selim III, Sultan Ottoman pada saat itu. Mesir sebaliknya, pada saat itu diperintah oleh prajurit lokal yang dikenal sebagai Mamluk. Mereka hanya membayar kesetiaan nominal kepada sultan yang berada jauh di Konstantinopel.

Orang-orang Mamluk dulunya adalah budak yang diperkerjakan untuk menjadi tentara. Namun seiring dengan berjalannya waktu mereka berhasil memenangkan kendali politik di beberapa negara Muslim selama Abad Pertengahan. Ketika di bawah pemerintahan Kesultanan Ayyubiyah, para jenderal Mamluk menggunakan kekuatan mereka untuk mendirikan sebuah dinasti yang memerintah Mesir dan Suriah dari tahun 1250 hingga 1517. Nama Mamluk berasal dari bahasa Arab yang berarti “budak”.

Orang-orang Mamluk terkenal akan keberanian dan keterampilan mereka dalam menggunakan senjata. Secara turun-temurun orang-orang Mamluk mewarisi kemampuan militer, dan mereka terbiasa hidup dengan tradisi-tradisi militeristik.

Di Mesir yang tengah menjadi negara semi permanen, orang-orang Mamluk bertarung satu sama lain dalam pertarungan yang mematikan. Situasi ini benar-benar merusak kemampuan mereka untuk memerintah, karena satu demi satu penguasa Mamluk dibunuh oleh pesaing lainnya.

Pertikaian yang terjadi terus-menerus telah menyebabkan kenaikan pajak yang tinggi, yang sebagian besar ditanggung oleh para pedagang. Akibatnya, volume perdagangan menurun, dan sudah pasti laba juga ikut turun. Seakan itu tidak cukup buruk, Mesir kemudian dilanda wabah penyakit pes.

Atas situasi tersebut, pedagang Prancis yang berada di Mesir meminta bantuan kepada siapapun yang dapat membantu mereka, mereka menulis surat baik kepada Direktorat di Prancis maupun Selim III di Konstantinopel.

Napoleon berharap, dengan sedikit pesimistis, bahwa setelah beberapa dekade kekacauan dan ketidakamanan, orang Mesir akan menyambutnya sebagai pembebas mereka. Para pedagang Prancis di Mesir melihat kedatangan Napoleon sebagai jawaban atas doa-doa mereka, sementara itu, penduduk setempat justru kurang terkesan.

Baca juga: Ada Duka dan Ada Pesta Saat Sultan Muhammad Al-Fatih Wafat
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Gumpalan Aneh di Perut...
Gumpalan Aneh di Perut Bumi Ciptakan Lempeng Tektonik Baru
Pria Ini Pencipta Bom...
Pria Ini Pencipta Bom Hidrogen Pertama di Dunia, tapi Dirahasiakan Hampir 50 Tahun
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved