Ada Duka dan Ada Pesta Saat Sultan Muhammad Al-Fatih Wafat

Jum'at, 24 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
Ada Duka dan Ada Pesta...
Pertempuran saat menaklukkan Konstantinopel. Foto/Ilustrasi/www.dailysabah.com
A A A
PADA bulan Rabiul Awal tahun 887 H/1481 M, SULTAN Muhammad Al-Fatih berangkat menuju Asia Kecil. Di kawasan Askadar telah dipersiapkan sebuah pasukan dalam jumlah besar. Sebelum keluar dari lstambul menuju Asia Kecil, Sultan diserang penyakit panas. Namun dia tidak peduli dengan penyakit ini, karena kecintaannya begitu besar untuk berjihad di jalan Allah.

Baca juga: Wasiat Al-Fatih kepada Putranya (1), (2), (3)

Biasanya meskipun mengalami sakit, Sultan akan segera mendapat kesembuhan jika telah terjun dalam peperangan. Namun kali ini, ternyata penyakitnya semakin parah dan panasnya semakin tinggi. Ketika sampai di Askadar, Sultan memanggil para dokter . Namun ketentuan Allah telah berlaku, saat itu tidak berguna lagi peranan dokter dan obat.

Kondisi Sultan semakin parah sehingga puncaknya, Allah mencabut nyawanya di tempat tersebut. Sultan wafat di tengah-tengah pasukan besarnya pada tanggal 4 Rabiul Awwal 886 H/Mei 1481 M. Saat wafat, beliau berusia 52 tahun dan telah berkuasa selama 30 tahun lebih.

Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah , memaparkan setelah kabar kematian Sultan menyebar di Barat dan Timur, terjadilah kegemparan luar biasa di tengah kaum muslimin dan kaum Nasrani . Orang-orang Nasrani sangat gembira mendengar wafatnya Sultan. Mereka yang berada di Rhodesia seketika melakukan ibadah untuk mensyukuri kematian Sultan. Perasaan mereka begitu gembira karena telah terlepas dari musuh yang sangat ditakuti.

Baca juga: Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid

Tentara Utsmani saat itu telah sampai di Italia bagian Selatan untuk menaklukkan wilayah tersebut. Kabar kematian Sultan tersebut sampai kepada mereka, sehingga menimbulkan duka-cita yang sangat besar di hati mereka.

Ada Duka dan Ada Pesta Saat Sultan Muhammad Al-Fatih Wafat

Dengan kematian tersebut, tentara Utsmani terpaksa melakukan perjanjian damai dengan Raja Napoli, agar mereka bisa menarik diri dari wilayah itu dengan aman. Mereka pun sepakat dengan perjanjian itu. Namun orang-orang Nasrani itu tidak menepati janjinya. Saat pasukan Utsmani mulai menarik diri, mereka menangkap beberapa pasukan yang berada di bagian paling belakang, lalu ditawan.”

Tatkala kabar wafatnya Sultan sampai ke Roma, Paus sangat gembira dan segera memerintahkan gereja-gereja segera dibuka dan dilakukan sembahyang khusus untuk mensyukuri kematian Sultan. Tak lupa mereka juga menggelar pesta-pesta karena merasa sangat gembira.

Baca juga: Al-Fatih Kirim Hadiah dan Surat kepada Penguasa Makkah, Begini Isinya

Gelombang manusia pun segera memenuhi jalan-jalan. Mereka menyanyikan lagu-lagu kemenangan dan kegembiraan, seraya diramaikan dengan suara dentuman meriam. Pesta ini berlangsung di Roma selama tiga hari berturut-turut.

Dengan kematian Sultan Muhammad Al-Fatih, mereka merasa terbebaskan dari seorang musuh yang mereka paling berbahaya dan sangat mengancam kehidupan mereka.

Ash-Shalabi menyebutkan ada satu misteri besar yang tidak terpecahkan ketika Sultan Al Fatih mendadak wafat dalam perjalanan jihad. Misteri itu adalah: “Kemana arah tujuan Sultan dengan pasukan besar yang dibawanya? Wilayah mana yang akan beliau serang dalam rangka jihad fi sabilillah?”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Kisah Turki Utsmani...
Kisah Turki Utsmani Menaklukkan Kesultanan Mamalik Mesir
Ahli Kitab: Bukan Hanya...
Ahli Kitab: Bukan Hanya Yahudi dan Nasrani? Begini Pendapat Para Ulama
Rekomendasi
Fenomena Langka, Muncul...
Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Batu Berusia 2.000 Tahun...
Batu Berusia 2.000 Tahun Ungkap Tarian dan Musik Tertua di Bumi
Artikel Terkini
Selebrasi Sujud di Piala...
Selebrasi Sujud di Piala Dunia 2026 Viral, Begini Makna Sujud Menurut Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved