Amalan Sebelum Memulai Aktivitas Harian di Pagi Hari yang Penuh Pahala

Rabu, 27 Oktober 2021 - 06:23 WIB
loading...
Amalan Sebelum Memulai...
Memulai aktivitas harian, hendaknya diawali dengan amalan-amalan yang penuh dengan pahala, salah satunya dengan berwudhu terlebih dahulu. Foto ilsutrasi/istimewa
A A A
Memulai aktivitas harian hendaknya diawali dengan amalan-amalan yang penuh dengan pahala. Seperti yang Allah Ta'ala firmankan:
مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman , maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS an-Nahl: 97)

Baca juga: 3 Doa yang Selalu Dibaca Rasulullah di Waktu Pagi

Untuk itu,sebelum memulai aktivitas ke luar rumah, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan kaum muslim agar mendapat pahala ini. Dikutip dari buku "Ensiklopedi Amalan Muslim" yang diterjemahkan dari kitab 'Amalul Muslim fii al-Yaumi wa al-Lailah' karya Syaikh Asyraf bin Abdul Masqud, dijelaskan ada tiga amalan yang hendaknya dilakukan kaum muslim bila hendak keluar untuk bekerja, yakni :

1. Berwudhu sebelum beraktivitas

Pada saat akan beraktivitas (bekerja), sudah barang tentu kita akan bertemu dengan orang lain. Hal yang cukup penting dilakukan sebelum beraktifitas adalah berwudhulah terlebih dahulu.

Wudhu itu sunnahnya dilakukan di rumah, karena hal itu cukup mudah dilakukan daripada di masjid. Apabila kita mendengar azan, maka akan mudah sekali masuk ke masjid dan melaksanakan salat sunnah. Kita juga akan mendapatkan keutamaan salat di masjid, itu yang pertama. Juga akan mendapatkan keutamaan awal waktu, ini nomor kedua, dan ketiganya akan mendapatkan keutamaan salat berjamaah.

2. Melaksanakan sholat Dhuha

Apabila telah berwudhu lalu setelah itu melanjutkan dengan sholat dua rakaat setelah wudhu, maka waktu itu merupakan waktu salat yang dianjurkan. Banyak hadis yang mendorong kita untuk melaksanakannya, di antaranya;

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu :

"Kekasihku (Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara; dengan puasa tiga hari pada setiap bulan, dengan salat dhuha dua rakaat, dan dengan salat witir sebelum tidur."

Baca juga: Hukum Suami Istri Berhubungan Saat Nifas, Adakah Dalil dan Sanksinya?

Beberapa ulama salaf banyak yang telah meriwayatkan tentang sholat Dhuha ini. Soal jumlah rakaat sholat Dhuha bebas melakukan berapa banyak rakaat yang dikehendakinya.

Waktu salat Dhuha, biasanya setelah terbit matahari dan tingginya kira-kira satu tombak sampai tergelincir. Yang paling utama adalah seperempat siang (sekitar jam 9 pagi), sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadis terdahulu yang berkata ,"Salatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika hari mulai panas."

3. Meng-qadha sholat malam pada waktu siang hari bagi orang yang luput dari sholat malam

Dari Aisyah Radhiyallahu'anha berkata :
"Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam jika menyukai sholat sunnah, maka ia melakukannya terus menerus, ketika ia ketiduran atau karena sakit sehingga beliau tidak bisa salat malam, maka beliau sholat dua belas rakaat pada siang harinya."

Waktu untuk meng-qadha-nya itu dari waktu sholat subuh sampai sebelum waktu sholat dzuhur.

Dari Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja yang ketiduran salat malam atau luput dari membaca Al-Quran, maka bacalah di waktu salat subuh sampai salat dzuhur, maka ia akan dicatat, seolah-olah ia membacanya pada malam hari."

Dalam Nailul Authar disebutkan, hadis tersebut merupakan dalil diisyaratkan untuk melakukan sholat malam, dan juga pensyara'an pelaksanaan ketika luput karena tertidur atau karena udzur. Bahwasanya yang mengerjakan sholat ini pada waktu di antara sholat subuh sampai sholat dzuhur adalah orang yang melakukannya ketika malam.

Maka yang dimaksud di sini adalah" wirid dari Al-Quran, dan dikatakan yang dimaksud bukanlah yang siapkan dari sholat malam.

Baca juga: Doa Nabi Yusuf, Amalan Doa agar Dijauhi Fitnah dan Dicintai Banyak Orang

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Perkara yang Dapat...
7 Perkara yang Dapat Membatalkan Pahala Amal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Niat Menentukan Ganjaran...
Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
Kumpulan Doa agar Amal...
Kumpulan Doa agar Amal Ibadah Mendapat Pahala
Bolehkah Beramal Shalih...
Bolehkah Beramal Shalih dengan Tujuan Duniawi?
3 Amalan Pilihan di...
3 Amalan Pilihan di Bulan Safar yang Pahalanya Sangat Dahsyat
Pengin Masuk Surga dengan...
Pengin Masuk Surga dengan Tertawa? Begini Amalannya!
Rekomendasi
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Artikel Terkini
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Infografis
Cegah Sembelit, Ini...
Cegah Sembelit, Ini 6 Minuman yang Melancarkan BAB di Pagi Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved