Bolehkah Beramal Shaleh untuk Tujuan Dunia?

Rabu, 17 November 2021 - 18:36 WIB
loading...
Bolehkah Beramal Shaleh...
Setiap amal perbuatan yang kita lakukan semata-mata untuk Allah, maka amal perbuatan itu untuk Allah. Sedangkan amal perbuatan yang dilakukan untuk kepentingan dunia, maka amal perbuatan tersebut semata-mata untuk dunia. Foto ilustrasi/ist
A A A
Setiap amal perbuatan yang kita lakukan semata-mata untuk Allah, maka amal perbuatan itu untuk Allah. Sedangkan amal perbuatan yang dilakukan untuk kepentingan dunia, maka amal perbuatan tersebut semata-mata untuk dunia. Benarkan demikian?

Dinukil dari kitab 'Kaifa Tahtasibiina al-Ajr Fii Hayaatiki al-Yaumiyyah' karya Hana’ binti Abdul Aziz Ash-Shanii’ dijelaskan bahwa setiap perbuatan pasti disertai niat. Jika kita berniat semata-mata karena Allah dan negeri akhirat dalam melakukan setiap perbuatan yang syar’i, maka kita pasti mendapatkan apa yang diharapkan itu. Sebaliknya, jika kita berbuat semata-mata karena dunia, mungkin kita bisa mendapatkan apa yang kita harapkan dan mungkin juga tidak.

Baca juga: Adanya Balasan dari Setiap Amal Perbuatan

Allah Ta’ala berfirman,
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ

"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki (QS. al-Isra : 18)

Dalam ayat di atas, Allah tidak berfirman, “Maka kami segerakan baginya apa yang ia inginkan.” Tetapi, Allah berfirman, “Maka Kami segerakan baginya apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki-bukan kepada setiap manusia.”

Berdasarkan ayat di atas, maka sebagian manusia mendapatkan apa yang dia inginkan di dunia ini, sebagian manusia hanya mendapatkan sebagian apa yang dia inginkan di dunia ini, dan sebagian manusia ada yang tidak mendapatkan sama sekali dari pada yang dia harapkan di dunia ini.

Sedangkan firman Allah,
وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُو رًا

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. Al-Isra : 19)

Ayat ini mengisyaratkan bahwa kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan pahala dari Allah. Selain itu, kita perlu mengetahui tentang pahala niat yang baik, di mana Allah tidak akan pernah menyia-nyiakannya, meskipun kita tidak sempat untuk melakukan amal saleh yang kita niatkan.

Jika seseorang berniat untuk melakukan amal shaleh, tetapi ada aral atau rintangan sehingga dia tidak bisa melakukan amal shaleh tersebut, maka dia tetap mendapatkan pahala, yaitu pahala dari apa yang dia niatkan. Sementara, jika dia melakukan amal shaleh pada saat dia tidak mempunyai uzur, yakni pada saat dia mampu untuk melakukan amal shaleh.

Setelah itu dia memiliki uzur sehingga tidak mampu lagi untuk melakukannya, maka dia mendapatkan pahala dari amal perbuatan tersebut dengan nilai sempurna, sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
ذَا مَرِضَ الْعَبْدُ ، أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

"Jika seorang hamba sakit atau bepergian, maka dia akan diberi pahala amal seperti amal ketika dia sedang tidak bepergian atau sedang sehat." (HR. Bukhari)

Sungguh merupakan karunia dan rahmat Allah kepada hamba-hamba-Nya, di mana orang yang berniat untuk melakukan kebaikan, tetapi dia tidak sempat melakukannya karena sibuk dengan perbuatan yang lebih baik daripada amal perbuatan yang dia niatkan. Sementara dia tidak mungkin melakukan kedua amal perbuatan tersebut secara bersamaan, maka sungguh amal perbuatan yang dia niatkan akan tetap dibalas dengan pahala.

Baca juga: Mengenal Keunikan dan Tabiat Wanita

Wallahu A’lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Perkara yang Dapat...
7 Perkara yang Dapat Membatalkan Pahala Amal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Niat Menentukan Ganjaran...
Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
Kumpulan Doa agar Amal...
Kumpulan Doa agar Amal Ibadah Mendapat Pahala
Bolehkah Beramal Shalih...
Bolehkah Beramal Shalih dengan Tujuan Duniawi?
11 Keistimewaan Nisfu...
11 Keistimewaan Nisfu Syaban, dari Malam Pengampunan Dosa hingga Diangkatnya Amalan
3 Amalan Pilihan di...
3 Amalan Pilihan di Bulan Safar yang Pahalanya Sangat Dahsyat
Rekomendasi
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
Belasan Patung Ini Menceritakan...
Belasan Patung Ini Menceritakan Budaya LGBT Pompeii
Petir dan Guntur, Bukti...
Petir dan Guntur, Bukti Keajaiban Ciptaan Allah Ta'ala
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved