Hadiah Manis dari Allah bagi yang Gemar Membaca Al Qur'an
Kamis, 25 November 2021 - 07:00 WIB
loading...
Al-Quran merupakan madubatullah (hidangan Allah), hidangan untuk umat manusia, suatu hidangan yang tidak akan pernah membosankan, semakin dinikmati akan semakin bertambah nikmat. Foto istimewa
A
A
A
Salah satu amal ibadah yang sangat dianjurkan adalah menyibukkan diri dengan Al-Quran , karena Al-Quran merupakan ma'dubatullah (hidangan Allah), hidangan untuk umat manusia. Suatu hidangan yang tidak akan pernah membosankan, semakin dinikmati akan semakin bertambah nikmat.
Setiap orang yang mempercayai Al-Quran akan bertambah cinta kepadanya. Cinta untuk membacanya, mempelajari, memahami, mengamalkan dan mengajarkannya. Karena itulah, para wanita, baik yang belum berkeluarga, status istri, atau para ibu, hendaknya niatkan hati agar menjadi muslimah pencinta Al-Qur'an.
Baca juga: Ayat-ayat Al-Qur'an yang Memberi Motivasi dan Semangat Hidup
Seorang muslimah sangat dianjurkan untuk selalu menyibukkan diri dengan Al-Quran dalam hari-harinya. Di sela-sela mengurus anak dan keluarga, membaca Al-Qur'an jangan sampai ditinggal, karena sebaik-baik kesibukan adalah sibuk dengan Al-Quran.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam hadis Qudsi:
”Barangsiapa yang disibukkan oleh Al-Quran sehingga tidak sempat meminta kepada-Ku, akan Aku berikan kepadanya sesuatu yang paling baik yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta, dan keutamaan kalam Allah terhadap seluruh kalam selainnya adalah seperti keutamaan Allah terhadap seluruh makhluk-Nya.” (HR Ahmad dan Thabrani).
Selain itu, muslimah yang sibuk dengan Al-Quran akan memperoleh ketentraman (sakinah), rahmat, naungan malaikat, dan Allah SWT akan senantiasa menyebutnya.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu kaum berkumpul di suatu rumah Allah, membaca kitab Allah, dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali ketenangan akan diturunkan kepada mereka, dan mereka akan diliputi oleh rahmat Allah, dikelilingi para malaikat, dan Allah kan menyebut mereka kepada yang hadir di majelis itu.” (HR Muslim).
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah beberapa hadiah manis dari Allah bagi hambanya yang gemar membaca al-Qur'an:
1. Sibuk dalam membaca Al-Quran, Allah SWT menjanjikan pahala dan balasan besar bagi orang yang membaca Al-Quran (QS Fathir : 29-30).
Setiap orang yang mempercayai Al-Quran akan bertambah cinta kepadanya. Cinta untuk membacanya, mempelajari, memahami, mengamalkan dan mengajarkannya. Karena itulah, para wanita, baik yang belum berkeluarga, status istri, atau para ibu, hendaknya niatkan hati agar menjadi muslimah pencinta Al-Qur'an.
Baca juga: Ayat-ayat Al-Qur'an yang Memberi Motivasi dan Semangat Hidup
Seorang muslimah sangat dianjurkan untuk selalu menyibukkan diri dengan Al-Quran dalam hari-harinya. Di sela-sela mengurus anak dan keluarga, membaca Al-Qur'an jangan sampai ditinggal, karena sebaik-baik kesibukan adalah sibuk dengan Al-Quran.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam hadis Qudsi:
”Barangsiapa yang disibukkan oleh Al-Quran sehingga tidak sempat meminta kepada-Ku, akan Aku berikan kepadanya sesuatu yang paling baik yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta, dan keutamaan kalam Allah terhadap seluruh kalam selainnya adalah seperti keutamaan Allah terhadap seluruh makhluk-Nya.” (HR Ahmad dan Thabrani).
Selain itu, muslimah yang sibuk dengan Al-Quran akan memperoleh ketentraman (sakinah), rahmat, naungan malaikat, dan Allah SWT akan senantiasa menyebutnya.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu kaum berkumpul di suatu rumah Allah, membaca kitab Allah, dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali ketenangan akan diturunkan kepada mereka, dan mereka akan diliputi oleh rahmat Allah, dikelilingi para malaikat, dan Allah kan menyebut mereka kepada yang hadir di majelis itu.” (HR Muslim).
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah beberapa hadiah manis dari Allah bagi hambanya yang gemar membaca al-Qur'an:
1. Sibuk dalam membaca Al-Quran, Allah SWT menjanjikan pahala dan balasan besar bagi orang yang membaca Al-Quran (QS Fathir : 29-30).
Lihat Juga :