Tafsir Surat Yasin Ayat 20-22: Figur Orang Tak Bernama dari Pinggiran Kota

Kamis, 25 November 2021 - 17:11 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Surat Yasin Ayat 15-17: Dialog Utusan dengan Kaum Antokiah

Laman Tafsir Al-Quran menyebu para mufassir berbeda pendapat mengenai identitasnya. Suyuti mengatakan bahwa namanya adalah Habib al-Najjar. Hal serupa juga dikemukakan al-Bantani, Wahbah Zuhaili, al-Zamakhsyari, serta Ibnu Katsir. Menurut al-Tabari namanya adalah Habib bin Muro. Ibnu ‘Asyur mengatakan Habib bin Murrah.

Terlepas dari perbedaan-perbedaan itu, Quraish Shihab cenderung memfokuskan pada inti pesan redaksinya. Ia mengatakan bahwa siapapun orangnya atau namanya, yang terpenting adalah ayat di atas menunjukkan betapa tulusnya yang bersangkutan sehingga ia rela datang jauh-jauh demi membela para utusan tersebut. Agar lebih mudah, selanjutnya kita sebut orang dari “ujung kota” itu dengan nama Habib.

Pembelaah Habib atas utusan-utusan itu terkait dengan pendustaan dan ancaman yang dilakukan oleh masyarakat Antokiah.

Tidak Logis
Dalam ayat ke 18 diyatakan bahwa masyarakat Antokiah memvonis tiga utusan itu sebagai pembawa sial. Anggapan ini merupakan hasil dari kebiasaan mereka dalam menentukan nasib, yaitu berdasarkan tradisi pelepasan burung ketika ingin bepergian.

Adapun kaitan anggapan negatif masyarakat Antokiah dengan kedatangan Habib adalah bentuk pembelaan logis yang ia kemukakan. Habib mengatakan bahwa ciri-ciri kejujuran utusan tersebut adalah mereka tidak meminta imbalan atas dakwah dan pertolongan mereka. Orang-orang seperti itu pantas untuk diikuti seruannya.

Hal ini secara tidak langsung menyindir tradisi aneh masyarakat Antokiah yang tidak logis. Bagaimana bisa seorang yang tidak memungut sepeserpun atas pertolongannya dianggap pembawa sial. Selain itu, pembelaan tersebut, menurut Quraish Shihab, menyiratkan kebiasan-kebiasan masyarakat Antokiah yang penuh pamrih.

Ketulusan sudah hilang dari mereka. Pikirannya dipenuhi dengan kecurigaan atas untung material yang akan didapatkan oleh para utusan itu.

Masyarakat Antokiah hampir tidak percaya adanya ketulusan. Kecurigaan yang demikian tidak akan timbul apabila tidak ada tradisi untung-rugi yang mendarah daging dalam setiap aktivitas sosial mereka.

Pantas saja, pembelaan yang dikemukakan oleh Habib adalah, “Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk”. Secara tidak langsung menyindir pandangan masyarakat Antokiah masa itu. Mereka mengukur semua orang dengan diri mereka sendiri dan selalu menduga adanya keuntungan material dibalik aktivitas semua orang.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 13-14 dan Kisah tentang Tiga Utusan yang Diingkari Ashab al-Qaryah

Allah SWT berfirman:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Ijtimak Ulama Hasilkan...
Ijtimak Ulama Hasilkan Delapan Rekomendasi Penyempurnaan Tafsir Al-Quran Kemenag
Gelar Uji Publik Penyempurnaan...
Gelar Uji Publik Penyempurnaan Tafsir Al Qur’an, Kemenag: Menjawab Kebutuhan Umat
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Nazi’at: Perbedaan Kehidupan Penghuni Neraka dan Surga
Rekomendasi
10 Lubang Terdalam di...
10 Lubang Terdalam di Bumi, Nomor 8 Dipercaya sebagai Istana Kerajaan Jin
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
Perancang J-20: F-22...
Perancang J-20: F-22 Raptor Tak kan Kompeten Melawan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved