Meraih Keberkahan Hidup di Waktu Pagi Hari

loading...
Meraih Keberkahan Hidup di Waktu Pagi Hari
Waktu pagi adalah waktu yang utama, dan pada waktu tersebut, kondisi manusia berada pada titik teratas, penuh dengan semangat untuk menjalankan aktivitasnya. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam disebutkan ada waktu-waktu yang penuh dengan limpahan keberkahan , salah satunya adalah di waktu pagi hari.
Kenapa di waktu pagi hari ini berlimpah keberkahan? Waktu pagi adalah waktu yang utama, dan pada waktu tersebut, kondisi manusia berada pada titik teratas, penuh dengan semangat untuk menjalankan aktivitasnya.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, Dari Ibnu Umar ra bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT mencintai seorang mu'min yang bekerja dengan giat". (HR. Imam Tabrani)

Baca juga: 3 Permohonan Doa yang Dipanjatkan Rasulullah di Waktu Pagi Hari

“Seorang mukmin yang kaut lebih baik dan lebih dicntai oleh Allah dibandingkan mukmin yang lemah. Dan pada keduanya terdapat kebaikan. Senantiasa berusahalah untuk melakukan segala hal yang berguna bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah engkau menjadi lemah.” (HR. Muslim).

Dalam buku '20 Amalan Pelancar Rezeki Dalam Berbisnis' yang ditulis oleh Abu Ibrahim dijelaskan, mengingat besarnya keberkahan pada waktu pagi , sebagai seorang muslim hendaknya kita membiasakan diri bangun pagi, tidak lagi tidur setelah shalat shubuh. Berikut beberapa kebiasaan yang harus dihindari di waktu pagi,

1. Tidur karena begadang di malam sebelumnya
2. Melalaikan shalat shunuh hingga matahari sudah meninggi
3. Kembali tidur setelah melaksanakan shalat shubuh.

Waktu Limpahan Berkah

Berikut waktu-waktu di mana Allah turunkan banyak keberkahan bagi manusia, yaitu:

1. Waktu sahur

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.”(HR Bukhari dan Muslim)
halaman ke-1
cover top ayah
وَمَا مَنَعَهُمۡ اَنۡ تُقۡبَلَ مِنۡهُمۡ نَفَقٰتُهُمۡ اِلَّاۤ اَنَّهُمۡ كَفَرُوۡا بِاللّٰهِ وَبِرَسُوۡلِهٖ وَلَا يَاۡتُوۡنَ الصَّلٰوةَ اِلَّا وَهُمۡ كُسَالٰى وَلَا يُنۡفِقُوۡنَ اِلَّا وَهُمۡ كٰرِهُوۡنَ
Hal yang menghalangi nafkah mereka untuk diterima adalah karena mereka mengkufuri kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak melaksanakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak menginfakkan harta mereka, melainkan dengan rasa terpaksa.

(QS. At-Taubah:54)
cover bottom ayah
preload video