Keutamaan Mengamalkan Sunnah Nabi
Selasa, 14 Desember 2021 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
« مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ »
"Barang siapa yang menghidupkan sunnahku maka dia telah cinta padaku, dan barang siapa yang mencintaiku, maka orang itu akan tinggal di surga bersamaku." (Al-Jami' ash Shaghir: 8346)
Syekh Ma'ruf bin Abdullah Ba-Jammal mempunyai 100.000 murid dan membaginya menjadi tiga tingkatan: tingkat tinggi, tingkat tengah, tingkat bawah. Pada semua tingkatan disyaratkan tiga hal:
1. Setiap orang harus memperbaharui taubatnya kepada Allah setiap saat, atau setiap nafas.
2. Menjauhi segala hal yang makruh layaknya menjauhi hal yang haram
3. Mengamalkan semua Sunnah Nabi yang telah dibawa oleh syari'at layaknya mengamalkan sesuatu yang wajib. (Minhatul Ilah: 151)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menginngatkan umatnya:
« لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ ! »
"Sungguh kalian akan mengikuti tingkah laku orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak, niscaya kalian akan mengikutinya". Para sahabat bertanya: "Mengikuti Yahudi dan Nasrani?". Nabi menjawab: «!فَمَنْ؟» "Siapa lagi?". (at-Tadzkir al Mushthafa: 78)
Sebagian ulama enggan untuk makan buah semangka, hal itu dikarenakan mereka belum mendapatkan hadits yang menerangkan cara Nabi dalam makan semangka meskipun ada hadits yang menerangkan bahwasanya Nabi pernah makan semangka. (Al-Manhaj as-Sawiy: 492, keterangan senada di Risalatul-Mu'awanah: 81)
Dikisahkan, tatkala Imam Ahmad bin Hambal ditimpa cobaan, beliau pun bersembunyi selama tiga hari lalu keluar. beliau pun dikabari: "Mereka (para prajurit kerajaan) sekarang sedang mencari Anda". Beliau menjawab: "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ tinggal di dalam gua tidak lebih dari tiga hari tatkala beliau bersembunyi dari kejaran orang-orang kafir, maka aku pun tidak akan melebihi Sunnah itu". (Lathaiful Minan: 696)
Demikian para ulama mencintai Rasulullah dan menghidupkan sunnahnya. Semoga kita diberi taufik agar dimudahkan menjalankan sunnah Nabi.
Baca Juga: Macam-macam Hadis Lengkap dengan Penjelasannya
"Barang siapa yang menghidupkan sunnahku maka dia telah cinta padaku, dan barang siapa yang mencintaiku, maka orang itu akan tinggal di surga bersamaku." (Al-Jami' ash Shaghir: 8346)
Syekh Ma'ruf bin Abdullah Ba-Jammal mempunyai 100.000 murid dan membaginya menjadi tiga tingkatan: tingkat tinggi, tingkat tengah, tingkat bawah. Pada semua tingkatan disyaratkan tiga hal:
1. Setiap orang harus memperbaharui taubatnya kepada Allah setiap saat, atau setiap nafas.
2. Menjauhi segala hal yang makruh layaknya menjauhi hal yang haram
3. Mengamalkan semua Sunnah Nabi yang telah dibawa oleh syari'at layaknya mengamalkan sesuatu yang wajib. (Minhatul Ilah: 151)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menginngatkan umatnya:
« لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ ! »
"Sungguh kalian akan mengikuti tingkah laku orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak, niscaya kalian akan mengikutinya". Para sahabat bertanya: "Mengikuti Yahudi dan Nasrani?". Nabi menjawab: «!فَمَنْ؟» "Siapa lagi?". (at-Tadzkir al Mushthafa: 78)
Sebagian ulama enggan untuk makan buah semangka, hal itu dikarenakan mereka belum mendapatkan hadits yang menerangkan cara Nabi dalam makan semangka meskipun ada hadits yang menerangkan bahwasanya Nabi pernah makan semangka. (Al-Manhaj as-Sawiy: 492, keterangan senada di Risalatul-Mu'awanah: 81)
Dikisahkan, tatkala Imam Ahmad bin Hambal ditimpa cobaan, beliau pun bersembunyi selama tiga hari lalu keluar. beliau pun dikabari: "Mereka (para prajurit kerajaan) sekarang sedang mencari Anda". Beliau menjawab: "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ tinggal di dalam gua tidak lebih dari tiga hari tatkala beliau bersembunyi dari kejaran orang-orang kafir, maka aku pun tidak akan melebihi Sunnah itu". (Lathaiful Minan: 696)
Demikian para ulama mencintai Rasulullah dan menghidupkan sunnahnya. Semoga kita diberi taufik agar dimudahkan menjalankan sunnah Nabi.
Baca Juga: Macam-macam Hadis Lengkap dengan Penjelasannya
(rhs)
Lihat Juga :