Nabi Isa AS Orang Pertama yang Dirikan Sholat Maghrib
Senin, 20 Desember 2021 - 18:23 WIB
loading...
Nabi Isa AS adalah orang pertama yang mendirikan sholat pada waktu Maghrib. Ini terkair dengan Firman Allah Surat Al-Maidah: 116 (Foto/Ilustrasi: Ist)
A
A
A
Imam Syihabbuddin Mahmud bin Abdullah Al-Husseini Al-Lusi mengatakan Nabi Isa AS adalah orang pertama yang mendirikan sholat pada waktu Maghrib .Tiap rakaat sholah Nabi Isa memiliki maksud yang berbeda.
Rakaat pertama, bersyukur kepada Allah karena memaklumkan akan ketiadaan ke-Tuhanan pada dirinya. Rakaat kedua, bersyukur kepada Allah karena memaklumkan ketiadaan ke-Tuhanan pada diri ibunya (Maryam). Rakaat ketiga, untuk menetapkan ke-Tuhanan Allah Yang Maha Esa.
Baca juga: Bolehkah Mengucapkan Selamat Natal? Begini Penjelasan Quraish Shihab
Hal tersebut terkait dengan firman Allah SWT:
“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?
Isa menjawab, "Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib.” ( QS Al-Maidah : 116)
Imam Al-Lusi dalam tafsirnya “Ruhul Ma'aani" menjelaskan, yang dimaksud firman Allah: “Adakah kamu mengatakan kepada manusia, jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?” adalah sanggahan Allah SWT pada hari kiamat untuk mencela kaum kafir yang menetapkan Nabi Isa AS sebagai persaksian dalam ibadah dan perintah mereka untuk menyembahnya.
Pendapat lain mengatakan bahwa sanggahan Allah ini waktu di dunia, ketika matahari sudah tenggelam. "Maka, sholat Nabi Isa AS pada waktu maghrib sebanyak tiga rakaat sebagai tanda syukurnya kepada Allah SWT atas pertanyaan Allah sebagaimana ayat di atas," ujar Imam Al-Lusi sebagaimana dikutip Syamsuddin Noor dalam bukunya berjudul "Mengungkap Rahasia Shalat Para Nabi".
Baca juga: Kisah Nabi Isa Menangis, Berdoa Meminta Hidangan dari Langit
Rakaat pertama, bersyukur kepada Allah karena memaklumkan akan ketiadaan ke-Tuhanan pada dirinya. Rakaat kedua, bersyukur kepada Allah karena memaklumkan ketiadaan ke-Tuhanan pada diri ibunya (Maryam). Rakaat ketiga, untuk menetapkan ke-Tuhanan Allah Yang Maha Esa.
Baca juga: Bolehkah Mengucapkan Selamat Natal? Begini Penjelasan Quraish Shihab
Hal tersebut terkait dengan firman Allah SWT:
وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَٰهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ ۚ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ ۚ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?
Isa menjawab, "Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib.” ( QS Al-Maidah : 116)
Imam Al-Lusi dalam tafsirnya “Ruhul Ma'aani" menjelaskan, yang dimaksud firman Allah: “Adakah kamu mengatakan kepada manusia, jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?” adalah sanggahan Allah SWT pada hari kiamat untuk mencela kaum kafir yang menetapkan Nabi Isa AS sebagai persaksian dalam ibadah dan perintah mereka untuk menyembahnya.
Pendapat lain mengatakan bahwa sanggahan Allah ini waktu di dunia, ketika matahari sudah tenggelam. "Maka, sholat Nabi Isa AS pada waktu maghrib sebanyak tiga rakaat sebagai tanda syukurnya kepada Allah SWT atas pertanyaan Allah sebagaimana ayat di atas," ujar Imam Al-Lusi sebagaimana dikutip Syamsuddin Noor dalam bukunya berjudul "Mengungkap Rahasia Shalat Para Nabi".
Baca juga: Kisah Nabi Isa Menangis, Berdoa Meminta Hidangan dari Langit
Lihat Juga :