Surat Yasin Ayat 38: Kuasa Allah SWT dalam Pergerakan Matahari

Jum'at, 24 Desember 2021 - 11:17 WIB
loading...
Surat Yasin Ayat 38:...
Surat Yasin ayat 38 menjelaskan kekuasaan Allah SWT tentang pergerakan matahari. (Foto/Ilustrasi : Dok. SINDOnews)
A A A
Surat Yasin ayat 38 membahas sebab terjadinya siang dan malam serta melihat lebih jauh bagaimana kuasa Allah SWT dalam pergerakan matahari.

وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ


Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Yasin : 38)

Baca juga: Surat Yasin Ayat 37: Siang dan Malam Sebagai Tanda Kekuasaan Allah SWT

Hamka dalam tafsir Al-Azhar menjelaskan, pergantian siang dan malam yang disinggung di ayat 37 sebelumnya dipengaruhi oleh rotasi dan peredaran bumi mengelilingi matahari. Mana bagian bumi yang menghadap matahari, akan teranglah ia dan terjadilah siang. Dan mana bagiannya yang membelakangi matahari, jadilah ia gelap dan itulah yang disebut malam.

Dahulu orang-orang mengira bahwa matahari hanya berdiam di tempatnya sambil dikelilingi oleh bumi, namun kemudian terungkap bahwa matahari itu sendiri juga berjalan dan berputar pada porosnya. Ini sejalan dengan isyarat ilmiah dalam surat Yasin ayat 38 di atas pada ungkapan “tajri limustaqarrin laha.”

Husein al-Thabathaba’i dalam al-Mizan menafsirkan kata “tajri” (berlari) dengan “tataharrak” (bergerak) dan huruf lam dalam “limustaqarrin” menurutnya bermakna “ila lil-ghayah.” Maknanya, matahari senantiasa bergerak sampai menuju tempat perhentian atau akhir perjalanannya, yaitu kala kiamat tiba.

Sedikit berbeda dengan pendapat Ibn Kasir. Menurut Ibn Kasir kata “mustaqarr” dapat merujuk pada dimensi ruang (al-makani) dan waktu (az-zamani).

Berdasarkan makna yang pertama, pergerakan matahari bertempat di bawah Arsy sebagaimana keadaan semua makhluk. Sementara berdasarkan makna yang kedua, matahari dipahami selalu bergerak sampai tibanya masa pemberhentian, yaitu hari kiamat.

Ibn Katsir dan Nawawi al-Bantani dalam tafsirnya juga menyebutkan riwayat dari Ibn Abbas yang membaca “la mustaqirrun laha.”

Bila diterjemahkan, maknanya matahari itu tidak pernah berhenti dan tidak pernah diam, ia senantiasa bergerak siang dan malam sampai hari kiamat.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 36: Hikmah Allah SWT Ciptakan Semua Berpasang-pasangan

Wahbah az-Zuhaili menambahkan, bahwa berdasarkan ilmu astronomi, matahari berotasi pada porosnya dan sekaligus mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti. Maka perjalanan matahari pada ayat ini dapat bermakna ganda, yaitu berputar pada porosnya dan mengitari garis edarnya.

Kembali pada kata “tajri,” Quraish Shihab tetap memaknainya dengan ‘berlari’. Pemilihan diksi ini baginya mengindikasikan bahwa matahari memang benar-benar bergerak dengan cepat layaknya orang yang berlari. Dengan izin Allah Swt, matahari mampu menempuh perjalanan jauh dalam waktu yang relatif singkat.

Matahari yang menurut para astronom jauh lebih besar dan jauh lebih berat dari bumi itu bergerak dengan cepatnya secara teratur tanpa bertabrakan dengan bintang lain, dari semenjak penciptaannya hingga kini. Kecepatan revolusi matahari menurut perkiraan sekitar 720.000 km/jam. Hal itu merupakan bukti nyata kuasa Allah SWT.

Hamka juga menyatakan, ujung ayat 28 telah menegaskan bahwa pergerakan matahari beserta semua benda langit yang mengitarinya itu merupakan ketetapan Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui. Hanya Allah SWT yang mampu menakdirkan fenomena tersebut dan mengetahui dengan jelas hikmah di baliknya.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 33-35: Kekuasaan Allah SWT, Menghidupkan Bumi yang Mati
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Doa Setelah Membaca...
Doa Setelah Membaca Yasin di Malam Nisfu Syaban
5 Keistimewaan Surat...
5 Keistimewaan Surat Yasin, Jantungnya Al-Quran dan 10 Keberkahannya
Dalil Baca Yasin di...
Dalil Baca Yasin di Malam Jumat, Simak di Sini!
Rekomendasi
Sumber Air Terbesar...
Sumber Air Terbesar di Alam Semesta Ditemukan di Luar Angkasa
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
Dinding Es Raksaa A23a...
Dinding Es Raksaa A23a Terdeteksi Akan Menghantam Inggris
Artikel Terkini
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Infografis
Respons Ahok Namanya...
Respons Ahok Namanya Disebut dalam Surat Wasiat Teroris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved