Alasan Mengapa Penuntut Ilmu Dicintai dan Dimuliakan Allah
Selasa, 28 Desember 2021 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
Penuntut ilmu itu adalah seorang mujahidnya Allah. Bahkan lebih mulia lagi dari mujahid perangnya Allah. Ini dikatakan oleh Imam Hasan Bashri:
يُوْزَنُ مِدَادٌ العُلَمَاءُ بِدَمِ الشُّهَدَاءِ فَيُرَجَّحُ مِدَادُ الْعُلَمَاءِ بِدَمِ الشُّهَدَاءِ.
"Sekalipun penuntut ilmu itu malas, selama ia masih mau belajar, maka ia jauh lebih mulia dari orang yang gemar beribadah."
Disebutkan dalam hadis:
مُتَعَلِّمُ كَسْلاَنُ أَفْضَلُ عِنْدَ اللهِ مِنْ سَبْعِمِائَةِ عَابِدٍ مُجْتَهِدٍ
"Satu penuntut ilmu yang malas lebih mulia disii Allah daripada 700 orang yang rajin beribadah." (HR Al-Birmawi)
Imam Hasan Al-Bashri juga berkata:
لَوْ كَانَ لِلْعِلْمِ صُوْرَةٌ لَكَانَتْ صُوْرَتُهُ أَحْسَنَ مِنْ صُوْرَةِ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ وَالنُّجُوْمِ وَالسَّمَاءِ
"Jikalau ilmu itu ada rupanya, laksana rupa ilmu itu lebih baik daripada rupa matahari, bulan, bintang dan langit."
Oleh sebab itu belajarlah dengan baik, dengan ilmu seseorang akan berharga. Mari simak kalam Imam Syafi'i berikut:
يُوْزَنُ مِدَادٌ العُلَمَاءُ بِدَمِ الشُّهَدَاءِ فَيُرَجَّحُ مِدَادُ الْعُلَمَاءِ بِدَمِ الشُّهَدَاءِ.
"Sekalipun penuntut ilmu itu malas, selama ia masih mau belajar, maka ia jauh lebih mulia dari orang yang gemar beribadah."
Disebutkan dalam hadis:
مُتَعَلِّمُ كَسْلاَنُ أَفْضَلُ عِنْدَ اللهِ مِنْ سَبْعِمِائَةِ عَابِدٍ مُجْتَهِدٍ
"Satu penuntut ilmu yang malas lebih mulia disii Allah daripada 700 orang yang rajin beribadah." (HR Al-Birmawi)
Imam Hasan Al-Bashri juga berkata:
لَوْ كَانَ لِلْعِلْمِ صُوْرَةٌ لَكَانَتْ صُوْرَتُهُ أَحْسَنَ مِنْ صُوْرَةِ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ وَالنُّجُوْمِ وَالسَّمَاءِ
"Jikalau ilmu itu ada rupanya, laksana rupa ilmu itu lebih baik daripada rupa matahari, bulan, bintang dan langit."
Oleh sebab itu belajarlah dengan baik, dengan ilmu seseorang akan berharga. Mari simak kalam Imam Syafi'i berikut:
Lihat Juga :